Hujan Disertai Angin Kencang, Atap Islamic Center Kota Malang Ambrol

Mar 29, 2022 17:05
Tampak atap didalam gedung Islamic Center Kota Malang yang terletak di wilayah Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang ambrol saat hujan deras disertai angin kencang pada hari Senin (28/3/2022). (Foto: Tangkapan layar video)
Tampak atap didalam gedung Islamic Center Kota Malang yang terletak di wilayah Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang ambrol saat hujan deras disertai angin kencang pada hari Senin (28/3/2022). (Foto: Tangkapan layar video)

JATIMTIMES - Peristiwa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Malang, Senin (28/3/2022) kemarin menyebabkan atap Gedung Islamic Center Kota Malang ambrol dan mengalami kerusakan di beberapa ruas atap. 

Dalam video yang beredar, tampak atap di bagian tengah dan belakang Gedung Islamic Center Kota Malang ambrol. Sehingga asbes berjatuhan dan rangka atap baja ringan yang menyangga atap Gedung Islamic Center Kota Malang juga mengalami kerusakan. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi mengatakan, penyebab ambrolnya atap dari Gedung Islamic Center Kota Malang karena hujan deras dan angin kencang.

"Disebabkan angin. Anginnya memang kencang nggih mas, pohon beringinnya (persimpangan Arjowinangun) aja kayak gitu (roboh)," ungkap Diah kepada JatimTIMES.com, Selasa (29/3/2022). 

Diah menyebutkan, untuk konstruksi bangunan Gedung Islamic Center Kota Malang yang telah diresmikan sejak 30 Desember 2020 lalu dengan anggaran sebesar Rp 53 miliar, sudah sesuai secara prosedur dan petunjuk teknis pembangunan. "Insya Allah sesuai," kata Diah. 

Lalu untuk kerusakan yang terjadi pada Gedung Islamic Center Kota Malang yang memiliki luas bangunan 10.498 meter persegi dari luasan tanah 12 hektare ini, Diah mengatakan akan dilakukan pembenahan oleh pihak penyedia atau pihak pengembang yang melakukan proses pembangunan Gedung Islamic Center Kota Malang sejak awal. 

"Meniko (ini) belum FHO (Final Hand Over), masih belum kami terima mas. Jadi pemborong akan memperbaiki, bukan dibebankan, tapi masih menjadi tanggungjawab penyedia hitungan kasar Rp 250 juta," jelas Diah. 

Tampak petugas.

Sementara itu, ketika pewarta JatimTIMES.com mendatangi lokasi Gedung Islamic Center Kota Malang tampak beberapa petugas berjaga di pagar depan Gedung tersebut. Ketika pewarta meminta izin untuk meliput dan masuk ke dalam area Gedung Islamic Center Kota Malang, petugas melarang tanpa adanya alasan yang jelas. 

"Nggak boleh mas, sama pimpinan dari pemkot nggak boleh," singkat petugas yang mengenakan baju cokelat dan enggan menyebutkan namanya. 

Lebih lanjut, Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Malang Fathol Arifin mengatakan, bahwa Pemkot Malang harus segera mungkin melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan Gedung Islamic Center Kota Malang tahap pertama. 

"Karena baru 1 tahun diresmikan dan belum ditempati sudah terjadi ambrolnya atap walau kebetulan karena faktor kencangnya angin, tapi sangat tidak masuk akal," tegas Fathol. 

Terlebih lagi, politisi PKB ini menyampaikan bahwa sebelumnya terdapat laporan dari masyarakat yang menyampaikan bahwa sebagian tembok atau dinding di Gedung Islamic Center Kota Malang mengelupas. 

"Sebelumnya sudah ada laporan masyarakat, sebagian tembok yang mengelupas, colokan listrik yang lepas dan sebagainya," tandas Fathol.

Dalam waktu dekat, jajaran Komisi C DPRD Kota Malang bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek langsung kondisi bangunan Gedung Islamic Center Kota Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
gedung islamic center kota malangislamic center ambrolDPUPRPKP Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru