Jerman Larang Warga Pakai Huruf Z untuk Dukung Invasi Rusia

Mar 29, 2022 16:11
Ilustrasi simbol Z pada kendaraan tempur Rusia (istimewa)
Ilustrasi simbol Z pada kendaraan tempur Rusia (istimewa)

JATIMTIMES  - Setiap individu yang menampilkan huruf Z di Jerman, bakal bisa terkena tuntutan hukum. Hal ini setelah Otoritas Jerman memberikan peringatan jika setiap individu yang menampilkan huruf 'Z' untuk menyimbolkan dukungan terhadap perang Rusia di Ukraina, bisa dikenai tuntutan hukum.

Dilansir dari Routers, Selasa (29/3/2022), jika langkah ini diambil setelah otoritas negara bagian Bavaria dan Lower Saxony menyatakan pihaknya akan menghukum mereka yang menampilkan huruf Z. 

Untuk itulah, kemudian Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa otoritas kota Berlin akan menyelidiki kasus-kasus huruf Z yang digunakan untuk mendukung agresi Rusia ke Ukraina. 

"Huruf Z seperti itu tentu saja tidak dilarang, tapi penggunaannya dalam kasus-kasus individu mengarah pada dukungan untuk agresi perang Rusia," sebut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman.

Simbol Z untuk nampak menandai kendaraan militer Rusia yang terlibat dalam invasi ke Ukraina dan digunakan oleh warga Rusia yang mendukung perang tersebut. Simbol itu digunakan pada bendera dan aksi-aksi mendukung Kremlin.

Selain itu menurut Mantan Direktur Think Tank pertahanan RUSI, Michael Clarke, simbol Z pada kendaraan tersebut berperan sebagai indikator lokasi yang akan dituju di Ukraina.

Bukan hanya itu, simbol tersebut juga dapat digunakan sebagai tanda atau simbol yang menjadi identitas unit tertentu.

Agresi perang Rusia terhadap Ukraina merupakan tindak kriminal, dan siapa saja yang secara terbuka menyetujui agresi perang ini juga dapat membuat dirinya bertanggung jawab untuk diadili.

"Sering kali simbol-simbol ini menunjukkan basis lokasi," tutur juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman seperti diolah dari Sky News.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
otoritas jermanhuruf zperang rusia

Berita Lainnya

Berita

Terbaru