Musrenbang RKPD Tahun 2023, Ada 2.592 Usulan Terakomodir

Mar 28, 2022 15:35
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Malang, menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Malang Tahun 2023 (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Malang, menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Malang Tahun 2023 (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Malang, menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Malang Tahun 2023.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap semua pihak yang telah berperan dalam proses Musrenbang RKPD 2023. Saat ini terdapat usulan 5.446. Dari jumlah tersebut, diakomodir 2.592, persentase 47, 59 persen.

RKPD Kota Malang tahun 2023 adalah pemantapan industri kreatif melalui transformasi digital dengan dukungan infrastruktur yang terintegrasi. Hal ini juga selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2023 dan RKPD Jatim tahun 2023.

2

Arah kebijakan ini, adalah mengarah pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan, kesehatan, daya beli dan perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur pemulihan ekonomi dan industri kreatif, khususnya pemulihan pasca pandemi serta pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.

Ini tentunya dilakukan dengan konsisten, lengkap dan disusun dengan pendekatan tematik, holistik, integratif dan spasial.

"Hal ini juga selaras dengan perubahan Rencana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMD) 2018-2023," tuturnya.

2

Dijelaskannya juga, terdapat 5 priroritas  pada 2023. 5 prioritas tersebut yakni, pemenuhan target kinerja penyelenggaraan daerah, penguatan branding Kota Malang, penuntasan penangangan masalah utama (banjir, kemacaten dan pengangguran), penguatan ketahanan sistem kesehatan masyarakat pasca pandemi dan aktivasi perluasan ekosistem ekonomi kreatif dan smart city.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu mengharapkan dari RKPD 2023 ini bisa mewujudkan visi dan misi Walikota Malang  yang telah dicanangkan. Sebab, pada 2023, juga merupakan akhir RPJMD dan juga akhir masa jabatan Walikota Malang.

3

Sesuatu hal yang menjadi pekerjaan rumah saat ini, nantinya diharapkan dapat terselesaikan dan tuntas pada 2023 nanti. Ke depan, berbagai program seperti yang disampaikan masyarakat dalam RKPD, diharapkan mampu mengalami peningkatan kualitas dan juga usulan dari masyarakat akan lebih banyak terakomodir.

"Saya juga menambahkan, terkait Pokok Pikiran (Pokir). (Muncul anggapan) Pokir itu mengurangi usulan ditingkat Kelurahan, padahal tidak, pokir itu punya jalan, dan itu sebetulnya juga bottom up, ngambilnya dari aspirasi masyarakat dan itu legal," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Dwi, setelah RKPD ini proses selanjutnya rancangan akhir RKPD ini akan diserahkan kepada pemerintah provinsi dan menunggu evaluasi. Setelah itu, seminggu RKPD Provinsi ditetapkan maka RKPD pemerintah kota ditetapkan.

"Setelah itu baru masuk di Kebijakan Umum APBD (KUA). Muaranya untuk pembangunan Kota Malang yang lebih baik,"pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Bappeda Kota MalangSutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru