Dua Tahun Vakum, PBSI Kota Malang Kembali Gelar Kejurkot

Mar 27, 2022 22:03
Ketua Umum PBSI Kota Malang, Heri Mursid Brotosejati (kiri) bersama pasangannya saat akan bermain di partai veteran umum bebas (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Ketua Umum PBSI Kota Malang, Heri Mursid Brotosejati (kiri) bersama pasangannya saat akan bermain di partai veteran umum bebas (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - PBSI Kota Malang kembali menggelar Kejurkot setelah dalam dua tahun terakhir vakum dari event rutin tersebut. Hal itu sebagai pemuas dahaga pebulutangkis muda yang selama ini masih berlatih meski tidak ada kejuaraan.

Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis 2022 yang digelar 27 hingga 30 Maret di GOR Djagung menurut Ketua Umum PBSI Kota Malang Heri Mursid Brotosejati sangat dinantikan para klub. Sebab, selama dua tahun terakhir ini event tersebut tidak pernah digelar.

“Jadi dalam dua tahun terakhir covid-19 masih tinggi dan pemerintah memberikan imbauan agar tidak membuat suatu kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Praktis, kita juga tidak bisa membuat event seperti saat ini,” kata Heri kepada JatimTIMES, Minggu (27/3/2022).

Menurut Heri, Kejurkot kali ini akan berlangsung dengan ketat. Karena masing-masing klub akan berlomba untuk mendapatkan prestasi dan atletnya yang paling siap bisa turun di kejuaraan lebih tinggi. Terlebih atlet saat ini sangat rindu adanya kejuaraan.

Ajang Kejurkot Bulutangkis 2022 ini juga menjadi alat ukur bagi PBSI Kota Malang melihat klub yang dinaungi mampu menjalankan pembinaan dengan baik atau tidak. Karena bibit atlet selalu muncul dari pembinaan yang bagus dari klub dan akan membawa nama baik juga bagi Kota Malang.

"Yang pasti kejurkot ini adalah rivalitas di internal keluarga PBSI Kota Malang. Jadi intinya kita lakukan kejuaraan dan pembinaan, pembinaan itu mulai dari usia dini, usia pradini, remaja sampai taruna. Kita melihat perkembangan atlet terutama juga kita persiapkan atlet-atlet pelajar untuk kita kirim Porprov,” ungkap Heri.

Kejurkot Bulutangkis 2022 yang digelar PBSI Kota Malang (foto: istimewa)

Kejurkot Bulutangkis kali ini pun dikemas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena saat ini orang tua atlet juga diberi kesempatan untuk menjajal kemampuan di atas lapangan.

“Nah ini juga supaya meriah dan juga kita pengen supaya orang tua atlet juga bisa, kan atlet juga dari dukungan orangtua, maka kita buatkan kejuaraan beregu antar orangtua atlet,” kata Heri.

Selain itu, PBSI Kota Malang juga membuat satu partai yang dinamakan veteran umum bebas. Di situ, baik mantan pebulutangkis ataupun masyarakat dapat mengikuti kejuaraan tersebut untuk mengasah skill.

“Jadi ada tambahan 2 partai itu, antar orang tua atlet dan veteran umum bebas,” ucap Heri.

Suasana Kejurkot Bulutangkis 2022 di GOR Djagung (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Sebagai informasi, jumlah peserta Kejurkot Bulutangkis 2022 ini diikuti 200 atlet dari 12 klub yang ada di Kota Malang. Mereka diharapkan mampu bersaing untuk melepas rindu pada ajang kejuaraan.

“Pesertanya kurang lebih 200 atlet dari klub Kota Malang, jadi klub yang ikut total ada 12. Dan mereka merebutkan hadiah total sebesar Rp 35 juta,” tutup Heri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
kejurkot bulutangkisPBSI Kota MalangBulutangkis Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru