8 Amalan Jelang Ramadan yang Dapat Dilakukan Umat Islam

Mar 27, 2022 12:46
Ilustrasi puasa (Foto: Halodoc)
Ilustrasi puasa (Foto: Halodoc)

JATIMTIMES - Tinggal hitungan hari, umat Islam di seluruh dunia akan memasuki bulan Ramadan 2022. Untuk menyambut bulan Ramadan, terdapat sejumlah amalan yang dapat dilakukan oleh umat Islam. 

Ramadan sendiri adalah bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Di mana selama 1 bulan penuh umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. 

Dalam sebuah hadis riwayat Ahmad disebutkan bahwa pintu surga akan dibuka dan pintu neraka akan ditutup pada bulan Ramadan. Bahkan, setan akan dibelenggu oleh Allah SWT. 

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ

Artinya: "Telah datang bulan Ramadan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan." (HR. Ahmad).

Pada bulan Ramadan umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, sebagaimana diperintahkan Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 185.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Artinya: "Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka berpuasalah." (QS. Al Baqarah: 185).

Berikut 8 amalan yang dapat dilakukan umat Islam menyambut datangnya bulan Ramadan:

1. Membayar Utang Puasa
Membayar utang puasa yang telah lalu merupakan salah 1 persiapan yang paling penting dan wajib dilakukan dalam menyambut datangnya Ramadan. Terlebih bagi wanita yang biasanya berhalangan puasa karena masa haid atau menstruasi. 

Utang puasa bisa diganti sepanjang tahun hingga bulan Syaban. Oleh sebab itu, hendaklah melunasi utang puasa sebelum berakhirnya Syaban.

2. Memperbanyak Puasa Sunnah
Bulan Syaban merupakan waktu terbaik untuk puasa sunnah. Sebulan sebelum Ramadan, Rasulullah SAW banyak melakukan puasa sunna di waktu ini.

Imam Baihaqi menjelaskan dalam bukunya yang berjudul Waktu-waktu Penuh Berkah: Khazanah Islam Klasik, dikatakan bahwa Rasulullah SAW berpuasa hampir sebulan penuh di bulan Syaban.

Abu Salamah RA juga menceritakan: "Aku bertanya kepada Aisyah RA tentang puasa Rasulullah SAW. Ia menjawab, 'Rasulullah SAW berpuasa sampai-sampai kami berkata, Beliau benar-benar berpuasa dan beliau juga tidak berbuka sampai-sampai kami berkata, Beliau benar-benar telah berbuka. Dan aku tidak pernah melihat Beliau berpuasa pada bulan Syaban. Yakni, Beliau SAW berpuasa pada bulan tersebut hampir semuanya (sebulan penuh)." (HR. Muslim, Nasa'i, dan Ahmad).

Mengenai puasa tersebut, Imam Syafi'i menjelaskan, Nabi Muhammad SAW berpuasa (hampir) sebulan penuh pada bulan Syaban, yakni hanya beberapa hari saja Beliau Nabi Muhammad SAW tidak berpuasa.

3. Banyak Baca Alquran

Amalan yang juga bisa dilakukan jelang Ramadan adalah memperbanyak dan belajar membaca Alquran. Dalam kitab Lathoiful Ma'arif Ii Ibni Rojab, disebutkan bahwa Amru bin Qois Al Mala-I saat memasuki bulan Syaban, beliau menutup tokonya dan memfokuskan diri untuk membaca Alquran.

4. Membekali Diri dengan Ilmu-ilmu tentang Puasa Ramadan
Jelang Ramadan, umat Islam bisa membekali diri dengan ilmu-ilmu yang berkaitan tentang puasa Ramadan. Beberapa di antaranya yakni masalah hukum, tata cara, dan berbagai aturan syariat yang berkaitan dengan puasa.

Bisa juga mempelajari tentang keutamaan-keutamaan di bulan Ramadan dan cara untuk mendapatkannya sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.

5. Berdoa agar Dipertemukan dengan Bulan Ramadan
Amalan lainnya yakni memperbanyak doa agar bisa berjumpa dengan bulan Ramadan. Diriwayatkan oleh sebagian ulama salaf, mereka berdoa kepada Allah SWT selama 6 bulan jelang Ramadan dan 5 bulan setelahnya agar amalannya diterima.

Berdoa juga menjadi salah satu bentuk pengharapan seorang hamba agar bisa berjumpa dengan bulan penuh keberkahan agar dapat memperbanyak amal di bulan tersebut.

6. Menata Niat
Umat Islam juga harus mempersiapkan niat dan kondisi hati dengan bergembira menyambut datangnya Ramadan. Ini adalah konsekuensi yang logis jika telah mengetahui kemuliaan dan berlimpahnya ampunan Allah pada bulan suci ini.

7. Melakukan Rukyatul Hilal jika Mampu dan Memiliki Ilmunya
Hal lain yang bisa dilakukan yaitu melihat hilal untuk memastikan masuknya bulan Ramadan. Khususnya bagi mereka yang mampu dan memiliki ilmunya.

Pengamatan hilal bisa dilakukan pada sore hari tanggal 29 Syaban sampai matahari terbenam dengan sempurna. Jika hilal belum terlihat, maka jumlah hari bulan Syaban digenapkan menjadi 30.

8. Ziarah

Menyambut bulan Ramadan, biasanya umat Islam juga akan mengunjungi makam atau yang biasa disebut ziarah kubur. Ziarah kubur dilakukan sebagai pengingat akan kematian dan meningkatkan rasa zuhud.

Selain itu, ziarah kubur dilakukan untuk menengok sanak keluarga yang telah meninggal dunia. Dalam kesempatan itu, umat Muslim memanjatkan doa untuk orang-orang yang telah pergi lebih dulu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Ramadanbulan Ramadanamalan ramadan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru