Muhammad Husein Alatas, Sosok Menantu Rizieq Shihab yang jadi Ketua Baru FPI

Mar 26, 2022 08:59
Muhammad Husein Alatas, menantu Rizieq Shihab (Foto: IST)
Muhammad Husein Alatas, menantu Rizieq Shihab (Foto: IST)

JATIMTIMES - Menantu Habib Rizieq Shihab, Muhammad Bin Husein Alatas resmi dikenalkan sebagai Ketua Umum Front Persaudaraan Islam (FPI). Hal tersebut diumumkan di hadapan massa demonstrasi Aksi Bela Islam 2503 di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta, Jumat (25/3/2022). 

Plt Wakil Ketua Umum PA 212, Novel Bamukmin mengenalkan Muhammad di hadapan massa yang hadir.

"Alhamdulillah hadir juga di tengah kita Ketum FPI, Front Persaudaraan Islam yang baru, Habib Muhammad Bin Husein Alatas," kata Novel.

Sementara, Tim Advokasi Front Persaudaraan Islam (FPI) Aziz Yanuar juga membenarkan jika Muhammad menjabat sebagai Ketum FPI yang baru.

Muhammad diangkat pada Musyawarah Nasional Front Persaudaraan Islam ke-1 di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Futuhiyan Lebak, Banten pada 17 Maret 2022.

Muhammad menggantikan posisi Abuya Qurthubi Jaelani yang sebelumnya menjabat sebagai Ketum FPI. Kini, Qurthubi menjabat sebagai Penasihat Pusat FPI.

Sosok Muhammad Bin Husein Alatas

Muhammad lahir pada tahun 1991. Ia juga tercatat sebagai salah satu pimpinan Markaz Syariah Agro Kultural di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. 

Diketahui, pesantren tersebut juga dikelola oleh mertuanya, Rizieq Shihab.

Dalam keseharian, Muhammad kerap mengisi dengan mengkaji berbagai keilmuan agama Islam. Ia memiliki marga Alatas. 

Dalam orasinya di Aksi Bela Islam 2503 di Patung Kuda Muhammad menyampaikan 5 tuntutan.

1. Mendesak penangkapan penista agama tanpa terkecuali.

2. Meminta agar kasus penembakan laskar FPI di KM50 Tol Jakarta-Cikampek dituntaskan.

"Karena itu bukan pelanggaran biasa, itu pelanggaran HAM," jelas Muhammad. 

3. Stop kriminalisasi ulama dan aktivis. Muhammad menyebut yang harusnya ditangkap adalah penista agama.

4. Selamatkan NKRI dari kecaman oligarki. Ia juga menyinggung perihal kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu.

Menurut Muhammad kelangkaan minyak goreng disebabkan oleh oligarki.

"Ketika dia punya minyak angkanya dinaikin, kemudian mendadak dia punya pasokan minyak banyak. Kurang ajar atau tidak?" cetus Muhammad.

5. Menghentikan praktik Islamophobia. Ia menyebut Islamophobia merupakan cara licik untuk menyerang Islam.

Muhammad menambahkan, 5 tuntutan tersebut meminta kepada Presiden Joko Widodo. Di mana jika Jokowi tidak bisa menjawab 5 tuntutan itu, mereka menyarankan sebaiknya Jokowi mundur.

"Kalau Jokowi tidak bisa menjawab lima tuntutan umat, maka kami menyarankan sebaiknya Jokowi mundur. Betul? Setuju?" kata Muhammad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru