Kasus Berita Bohong, Habib Bahar Bakal Dikawal 40 Pengacara saat Sidang

Mar 22, 2022 13:10
Habib Bahar bin Smith (Foto: IST)
Habib Bahar bin Smith (Foto: IST)

JATIMTIMES - Kasus hukum yang menjerat Habib Bahar bin Smith hingga kini terus berjalan. Kabarnya, Habib Bahar akan segera menjalani persidangan atas kasus dugaan penyebaran berita bohong.

Dalam sidang tersebut, rencananya Bahar akan dikawal oleh 40 orang pengacara.

"(Pengacara) kurang lebih 30 sampai 40 orang," ucap Ichwan Tuankotta kuasa hukum Bahar. 

Ia menuturkan, pihaknya siap untuk menjalani persidangan atas kasus tersebut. Sidang rencananya akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. 

Jaksa penuntut umum dari Kejati Jabar dan Kejari Kabupaten Bandung sudah melimpahkan berkas dakwaan ke PN Bandung.

"Telah dilaksanakan pelimpahan berkas perkara di Pengadilan Negeri (PN) Bandung," ujar Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil. 

Selain Bahar, tim JPU Kejati Jabar dan Kejari Kabupaten Bandung juga melimpahkan berkas perkara milik Tatan Rustandi. Ia merupakan pemilik akun YouTube yang mengunggah ceramah Habib Bahar.

Dalam kasus ini, Bahar dan juga pengunggah video dinilai telah melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1945 tentang peraturan hukum pidana dan atau Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat 1E KUHPidana.

Habib Bahar sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa penyidik Polda Jabar. Ia ditetapkan tersangka atas kasus penyebaran berita bohong dalam ceramah.

Kasus itu lalu dilimpahkan ke kejaksaan dan perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21. Pelimpahan dilakukan dari penyidik Polda Jabar ke Kejati Jabar. 

Namun, hingga berita ini ditulis belum diketahui pasti kapan jadwal sidang Habib bahar akan digelar. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
penyebaran berita bohongberita bohonghabib baharBahar bin Smithkasus bahar bin smithkabupaten bandungPolda Jabar

Berita Lainnya

Berita

Terbaru