240 Wirausaha IKM Kota Malang Ikuti Bimtek Kemenperin

Mar 21, 2022 16:56
Para pelaku IKM yang mengikuti Bimtek yang digelar Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka bersama Komisi IX DPR RI (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Para pelaku IKM yang mengikuti Bimtek yang digelar Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka bersama Komisi IX DPR RI (Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - Direktorat Jendral Industri Kecil, Menangah dan Aneka Kementerian Perindustrian bersama dengan DPR RI Komisi IX melakukan Bimbingan Teknis Wirausaha Baru di Kota Malang, Senin (21/3/2022). Bimtek tersebut turut menggandeng Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang.

Kepala Diskoperindag Kota Malang, Muhammad Sailendra, ST, MM menyampaikan, Bimtek wirausaha baru IKM ini tentunya sebagai upaya dalam rangka menumbuhkan dan pengembangan wirausaha baru industri kecil dan menengah. 

"240 wirausaha baru diberikan Bimtek, ada terkait perkopian, pantry, kerajinan, konveksi, perbengkelan, souvernir dan yang lainnya," jelasnya. 

1

Pemkot Malang melalui Diskoperindag, dijelaskan Sailendra rutin dalam melakukan pelatihan ataupun Bimtek. Akan tetapi, karena keterbatasan anggaran, sehingga tidak semua IKM terakomodir. Dengan adanya Bimtek dari Kemenperin, ini akan sangat membantu dalam pembinaan IKM di Kota Malang. 

"Harapnya tak hanya pelatihan saja, tapi ke depan bisa berikan sertifikasi pada yang sudah dilatih. Karena saat ini sertifikasi dibutuhkan pada saat mereka mendapat pekerjaan atau mencari peluang kerja," paparnya.

3

Direktur IKMA mesin, elektronika dan alat angkut Ir Dini Hanggandari MSi Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka, menyampaikan, terus mendorong munculnya wirausaha baru untuk mengangkat perekonomian sekitarnya, yang itu juga diharapkan bisa berkembang secara nasional.

Setelah pelatihan, diharapkan juga sebagai langkah awal, mereka bisa memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas IKM untuk bisa lebih berkembang. Selain itu, tentunya terdapat program lanjutan untuk para wirausa IKM ini, namun tergantung dengan bagaimana motivasi pelaku IKM.

"Tergantung mereka, kalau mau sampai sini selesai, atau mau kreatif, berkreasi berusaha menerapkan ilmunya dalam Bimtek ini," tuturnya. 

2

Anggota DPR RI Komisi IX, Ali Ahmad menambahkan, jika motivasi terhadap para wirausaha baru, khususnya IKM harus terus didorong. Saat ini pemerintah konsen dalam peningkatan kualitas IKM, sehingga Kemenperin harus terus menjalin sinergitas dengan daerah untuk mencapai harapan tersebut.

"Ini penting. Karena kalau Kemenperin terus di bawah nggak bisa. Membuka mitra dengan Komisi IX, setelah dibuka, difasilitasi, maka pemerintah daerah harus proaktif untuk menindaklanjuti. Kalau IKM itu kuat, maka ekonomi di bawah juga akan kuat. Tapi kalau dibiarkan seperti itu aja ya sulit," jelasnya.

Pihaknya juga menyampaikan, ingin memiliki satu binaan IKM di daerah yang terus dibina sampai IKM tersebut naik kelas. Dengan begitu, di situ marketplacenya tentu akan berubah. 12 kelompok pelatihan ini diharapkan bisa menjadi ikon Malang di bidang UMKM. 

"Malang Jakarta adalah hebat. IKM nya harus hebat. Komisi XI barusan bergabung dengan Kementerian Perindustrian. Tapi dalam hal ini, kami harapkan paling tidak latihan sudah ok, maka souvernir juga harus bagus. Misalnya ya yang tukang roti dapat mixed atau apa," jelasnya.

Pihaknya juga akan berupaya untuk membantu para wirausaha baru dalam kemudahan untuk proses perizinan hingga terkait permodalan. Untuk itu, pihaknya akan terus menjalin sinergitas dengan instansi terkait.

"Yang penting harus dimotivasi, bagaimana dia caranya terus bergerak. Dari pemerintah daerah juga harus ada etalase untuk branding IKM ini," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Industri Kecil Menengahbimtek IKMDiskoperindag Kota MalangKementerian Perindustrian

Berita Lainnya

Berita

Terbaru