Soal Minyak Goreng, Wakil Ketua DPR RI Minta Menteri Perdagangan Buktikan Pernyataannya

Mar 18, 2022 18:38
Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Persoalan mahalnya harga dan kelangkaan minyak goreng hingga saat ini masih banyak dikeluhkan masyarakat. Baik minyak goreng kemasan atau minyak goreng curah. Hal tersebut masih dikeluhkan oleh pedagang, produsen olahan makanan hingga masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilam Rakyat (DPR) RI, Muhaimin Iskandar meminta agar pemerintah melalui menteri perdagangan bisa segera mengambil langkah cepat. Sebelum masalah tersebut semakin berlarut-larut.

Menurut Muhaimin, jika pemerintah tidak segera mengambil langkah untuk dapat menstabilkan harga minyak, hal yang dikhawatirkan adalah rusaknya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Joko Widodo.

"Saya minta Menteri Perdagangan (Muhammad Lutfi) ini mengambil langkah-langkah cepat bertindak agar masalah minyak ini tidak berlarut-larut. Ini bisa merusak kepercayaan masyarakat kepada pemerintah," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin ini saat ditemui di Kabupaten Malang, Jumat (18/3/2022) siang.

Berdasarkan pantauan di lapangan oleh JatimTIMES, setelah harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 14.000 dicabut oleh pemerintah pada Rabu (16/3/2022) lalu, harga minyak goreng menjadi Rp 24.000 per liter. Hal tersebut dinilai menambah masalah pada minyak goreng yang sempat langka setelah harganya menjadi Rp 14.000 beberapa waktu terakhir.

"Saya minta segera harga dan ketersediaan minyak goreng sesuai dengan HET secepatnya," imbuh Cak Imin.

Sementara itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menegaskan bahwa, jika Mendag Lutfi tak segera menunjukkan kinerja untuk menstabilkan harga minyak goreng, maka hampir dapat dipastikan akan ada evaluasi dari Presiden Joko Widodo. Bahkan dirinya tak segan memberi tenggat waktu selama 1 bulan.

"Dalam satu bulan ini tidak ada pergerakan pasti presiden akan mempertanyakan. Tentu evaluasi harus dilakukan dan saya yakin menterinya akan dievaluasi," tegasnya.

Namun secara pribadi, dirinya meminta agar dalam waktu kurang lebih selama dua minggu, permasalahan minyak goreng ini bisa segera tuntas. Dan soal minyak goreng ini, dirinya juga menyarankan agar Mendag Lutfi bisa membuktikan pernyataannya bahwa negara tidak boleh kalah dengan bisnis usaha dan mafia.

"Saya gak campur tangan itu uruaan menteri tapi saya berharap satu atau dua minggu tuntas. Kemarin saya dengar menteri itu bilang negara tidak boleh kalah dengan bisnis usaha dan mafia. Buktikan itu di lapangan," pungkas Cak Imin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
mendag lutfiharga minyak gorengminyak gorengMuhaimin Iskandar

Berita Lainnya

Berita

Terbaru