2 Polisi Penembak Laskar FPI Divonis Bebas

Mar 18, 2022 13:01
Ilustrasi (Foto: Bimakini)
Ilustrasi (Foto: Bimakini)

JATIMTIMES - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memvonis bebas 2 polisi penembak Laskar FPI yaitu Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella. Hakim menilai perbuatan mereka dalam rangka pembelaan di situasi tertentu.

"Menyatakan perbuatan terdakwa Fikri Ramadhan dan M Yusmin melakukan tindak pidana dakwaan primer dalam rangka pembelaan terpaksa melampaui batas," ujar hakim ketua Muhammad Arif Nuryanta membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jaksel, Jumat (18/3/2022).

Hakim menilai bahwa perbuatan Fikri dan Yusmin itu tidak bisa dijatuhi pidana. Sebab, mereka dalam rangka membela diri.

"Menyatakan tidak dapat dijatuhi pidana karena alasan pembenaran dan pemaaf," tegas hakim.

Oleh sebab itu, keduanya dibebaskan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, jaksa menuntut keduanya untuk dijatuhi hukuman penjara selama 6 tahun.

"Melepaskan terdakwa dari segala tuntutan, memulihkan hak-hak terdakwa. Menetapkan barbuk 1-8 seluruhnya dikembalikan ke penuntut umum," ucap hakim.

Ipda M Yusmin Ohorella dan Briptu Fikri Ramadhan diyakini jaksa telah melanggar Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam perkara ini, Ipda M Yusmin Ohorella dan Briptu Fikri Ramadhan didakwa melakukan pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian dalam kasus Km 50.

Sementara, mengetahui keputusan mejelis hakim, jaksa pun mengatakan akan piki-pikir atas vonis tersebut. 

"Kami menyatakan pikir-pikir," ujar jaksa penuntut umum, Fadjar dalam sidang. 

Sedangkan, tim pengacara 2 polisi tersebut menyatakan menerima putusan majelis. Vonis ini diketahui sesuai dengan harapan pihak kedua polisi.

"Alhamdulilah kami menerima putusan itu," ucap Henry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
laskar fpipolisi penembak laskar fpi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru