Diskominfo Kota Malang Gelar Pembinaan Tata Kelola Data Statistik Sektoral dan Kelurahan Cantik

Mar 16, 2022 20:01
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang M Nur Widianto saat memberikan sambutan dan pengarahan kepada peserta pembinaan tata kelola data sektoral dan kelurahan cantik Kota Malang, Rabu (16/3/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang M Nur Widianto saat memberikan sambutan dan pengarahan kepada peserta pembinaan tata kelola data sektoral dan kelurahan cantik Kota Malang, Rabu (16/3/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang menggelar pembinaan tata kelola data statistik sektoral dan pencanangan program kelurahan cantik Kota Malang 2022 dengan menghadirkan 65 peserta terdiri dari lurah, camat dan bagian pemerintahan sekretariat daerah Kota Malang.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wali Kota Malang Sutiaji, Kepala BPS Jawa Timur Dadang Hardawi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Malang Mulyono, Kepala Diskominfo Kota Malang M Nur Widianto dan Kepala BPS Kota Malang Erny Fatma Setyorini.

Kepala Diskominfo Kota Malang M Nur Widianto menjelaskan, kegiatan pembinaan dengan 65 peserta ini dimaksudkan untuk menjadikan kelurahan sebagai subjek serta ujung tombak pengelolaan dan pemanfaatan data dalam proses perencanaan pembangunan.

"Tujuannya untuk memotivasi kelurahan dan kecamatan tentang bagaimana mencari data, mengumpulkan data, mengolah data sesuai norma standar prosedur dan kriteria statistik sektoral daerah secara prosedur yang ada," ungkap Widianto kepada JatimTIMES.com, Rabu (16/3/2022).

Selain itu juga bertujuan untuk membuat publikasi data yang menarik dan mudah dipahami serta diakses oleh masyarakat luas. Kemudian dengan ada kegiatan pembinaan ini, Widianto juga menyampaikan terdapat dua fokus utama.

Yakni penguatan terkait dengan data statistik sektoral dan penguatan pada program pusat yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) yakni terkait dengan kelurahan cantik. Pasalnya, untuk penguatan data statistik sektoral, masing-masing kelurahan dan kecamatan merupakan produsen data.

"Maka dilakukan lah kegiatan ini, yang sebelumnya juga sudah dilakukan pendampingan oleh BPS bagaimana cara mengcreate menarik data sektoral, tekniknya seperti apa," ujar Widianto.

Kemudian, dalam pembinaan dan penguatan ini juga mencari cara untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait statistik, kepentingan dan kebermanfaatan dalam sebuah data statistik sektoral.

"Goals nya tentu adalah data itu semakin berdaya. Berdaya dari sisi bagaimana menghimpun maupun dari sisi memanfaatkan data itu sendiri," kata Widianto.

Foto bersama.

Widianto juga menuturkan, bahwa semua data yang dapat dihimpun. Mulai dari aspek sosial, ekonomi, budaya. Maka dari itu, besok hari Kamis (17/3/2022) Wali Kota Malang Sutiaji juga akan meluncurkan sekaligus menggelar pelatihan terkait program "Sam Kebun Basah" atau sistem aplikasi menghimpun data berbasis masyarakat yang diinisiasi oleh PKK.

"Yang nantinya salah satu pilar untuk mendapatkan data itu melalui jejaring data dasawisma. Itu ada aplikasi yang disematkan pada gadget, tab, dan sebagainya. Ini untuk menguatkan Malang Satu Data," jelas Widianto.

Maka dari itu, Widianto mengatakan bahwa BPS Kota Malang merupakan mitra kerja Diskominfo Kota Malang, khususnya yang terkait dengan data statistik sektoral untuk membantu terkait pendampingan di lingkup lurah, camat dan pegawai bagian pemerintahan Pemkot Malang.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Malang Erny Fatma Setyorini mengatakan, demi mendukung pendampingan kepada jajaran lurah, camat dan pegawai bagian pemerintahan Pemkot Malang, pihaknya juga telah berkolaborasi secara pentahelix.

Di mana kolaborasi dilakukan dengan mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB).

"Kami juga berkolaborasi dengan mahasiswa MBKM dari Universitas Brawijaya sudah MoU dengan kami, akan kami terjunkan untuk mendampingi, karena kita juga keterbatasan jumlah SDM," tandas Erny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Diskominfo Kota Malangpembinaan tata kelola data statistik sektoralprogram kelurahan cantik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru