Forkopimda Kabupaten Malang Pastikan Stok Migor Aman

Mar 16, 2022 18:37
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dan Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Inf Taufik Hidayat.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dan Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Inf Taufik Hidayat.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang mendatangi distributor minyak goreng yang beroperasi di wilayah Kabupaten Malang, Rabu (16/3/2022). Hal tersebut untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Malang.

Hal tersebut menyusul fenomena langkanya minyak goreng yang terjadi beberapa waktu terakhir di beberapa daerah. Terlebih menjelang momen bulan suci Ramadan yang sekitar dua pekan lagi. 

"Kami ingin memastikan proses distribusi dari pabrik pengemasan kepada masyarakat bisa berjalan lancar. Kami menanyai pemilik pabrik bahwa stok masih aman," ujar Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, Rabu (16/3/2022) siang.

Kegiatan pengecekan stok minyak goreng ini akan dilakukan hingga di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Malang. Termasuk di pasar tradisional. Sejauh ini dari pantauannya, pihaknya memastikan bahwa tidak ada kelangkaan minyak goreng di toko modern.

"Ini masih di pabriknya kami nanti akan lihat di pasar-pasar seperti apa. Baru kami bisa jelaskan kondisi real di lapangan seperti apa. Untuk kelangkaan di toko modern, kan distributornya berbeda-beda. Kalau yang dari packing ini masih aman dan distribusinya masih lancar. Jadi repacking ini tidak ke pasar langsung jadi lewat distributor toko-toko," terang Ferli.

Sedangkan untuk harga, dari pantauannya hingga saat ini, minyak goreng yang beredar di Kabupaten Malang cenderung masih stabil. Di mana, harga per liter minyak goreng dari distributor ke pedagang dibandrol dengan harga Rp 13.500

"Di sini produksi 12 ribu liter sampai 14 ribu liter tiap hari. Untuk harga per liternya dijual Rp 13.500 rupiah," tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Malang HM. Sanusi juga memastikan bahwa hingga saat ini juga tidak ada kelangkaan minyak goreng. Hal itu juga telah ia pastikan berdasarkan laporan yang ia terima dari jajaran kepala desa dan camat di wilayah masing-masing. 

"Info yang lain cukup kok. Saya tanya ke pasar katanya juga cukup, kalau harga mungkin ada yang variatif karena tergantung merek masing-masing. Harga dari distributor ke pedagang itu Rp 13.500," ujar Sanusi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
minyak goreng kabupaten malangKapolres Malangstok minyak gorengBupati Malang Sanusi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru