BUMN Gelar Pasar Murah di Jawa Timur, Diskopindag Kota Malang: Jaga Ketersediaan Produk

Mar 15, 2022 15:05
Staf Khusus Menteri BUMN RI Erick Thohir yakni Arya Sinulingga saat berkoordinasi dengan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Muhammad Sailendra. (Foto: Istimewa)
Staf Khusus Menteri BUMN RI Erick Thohir yakni Arya Sinulingga saat berkoordinasi dengan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Muhammad Sailendra. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Kementerian Badan Usaha Milik Negera (BUMN) RI menggelar serangkaian pasar murah di wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim). Di mana gelaran pasar murah dengan fokus penjualan sembako dengan harga miring ini menyasar beberapa wilayah di Provinsi Jatim.

Staf Khusus Menteri BUMN RI Erick Thohir yakni Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya datang langsung untuk meninjau pelaksanaan pasar murah dari BUMN RI di wilayah Provinsi Jatim. 

Di mana banyak ibu-ibu yang antusias mendatangi gelaran pasar murah ini untuk membeli sembako murah yang dijual melalui Operasi pasar murah BUMN RI. Harapannya, sembako murah yang dijual dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi Jatim. 

"Kita sudah buka Pasar Murah BUMN di Kota Malang, sekarang kita di Kabupaten Sidoarjo, kita juga akan buka di Surabaya dan Gresik. Total ada 30 ribu paket sembako yang akan kita jual murah di Provinsi Jawa Timur," ungkap Arya dalam keterangan yang diterima JatimTIMES.com.

Pihaknya pun merinci jumlah harga paket sembako murah yang dijual dalam gelaran pasar murah BUMN RI di beberapa daerah di Provinsi Jatim. Paket sembako yang dijual terdiri dari beras lima kilogram seharga Rp 45.000,-; gula satu kilogram seharga Rp 8.000,-; dan minyak goreng dua liter seharga Rp 23.500,-.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Muhammad Sailendra menyebutkan, terdapat bahan sembako yang masih terjadi kelangkaan, yakni minyak goreng.

Pihaknya pun telah menerima informasi kelangkaan minyak goreng ini dan melakukan koordinasi dengan jajaran Pemerintah Provinsi Jatim, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan RI dan Kementerian BUMN RI. 

"Akhirnya provinsi maupun pusat juga melakukan semacam operasi pasar di kecamatan-kecamatan yang sudah kita tunjuk. Sudah ada dua kecamatan yang kita lakukan operasi pasar di Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Sukun," terang Sailendra. 

Dengan digencarkannya operasi pasar murah, baik itu dari Kementerian Perdagangan RI maupun Kementerian BUMN RI, harapannya masyarakat merasakan manfaatnya, serta tidak mengeluh terkait ketersediaan sembako yang terkadang mengalami kekurangan ataupun harga yang mahal. 

"Harapannya tetap terjaga ketersediaannya," kata Sailendra. 

Sementara itu, salah satu ibu-ibu yang membeli paket sembako murah di gelaran pasar murah BUMN RI yakni Hayati mengaku, dirinya merasa senang. Karena harga dari sembako yang dijual sangat murah dan membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

"Lumayan ini kebutuhan selama seminggu bisa tertutup dengan sembako yang saya beli. Saya berharap titik pasar murah ditambah lagi supaya makin banyak keluarga yang dapat merasakan sembako dengan harga yang terjangkau," pungkas Hayati. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Pasar MurahSembako Murahpasar murah kota malangKota MalangDiskopindag Kota Malangberita kota malangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru