Temukan Penyebab Minyak Goreng Langka, Ini Langkah Menteri Perdagangan

Mar 15, 2022 13:36
Minyak goreng.(Foto: istimewa)
Minyak goreng.(Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi telah menemukan beberapa hal yang ditengarai menjadi penyebab langkanya minyak goreng beberapa waktu terakhir. Hal tersebut juga membuat harga minyak goreng menjadi tinggi di beberapa daerah. 

Terlebih setelah pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET), keberadaan minyak goreng di pasaran juga terpantau menjadi langka. Baik di pasar tradisional maupun di toko modern. 

Tak sedikit pedagang mengaku semenjak HET ditetapkan, pasokan minyak goreng harga murah susah didapat. Lutfi menjelaskan, hal itu lantaran adanya kemacetan di jalur distribusinya.

"Saya sudah katakan bahwa ini ada terjadi kemacetan di jalur distribusi atau ada tindakan melawan hukum. Menjual ini secara ilegal,"  ujar Menteri Lutfi.

Menurut dia,  setelah ada perubahan harga pada minyak goreng, banyak orang berspekulasi bahwa HET tidak akan berlangsung lama dan bakal segera dicabut. Sehingga, hal tersebut dimanfaatkan oleh oknum-oknum nakal membeli harga murah, namun dijual ke pedagang dengan harga di atas HET.

"Ketika terjadinya perubahan harga ini, banyak orang berspekulasi. Jadi sekarang ini ada orang yang bertaruh bahwa pemerintah akan melepas HET agar mereka bisa menjual dengan harga tinggi, yaitu mereka membeli dengan harga Rp 10.500. harapannya mereka bisa menjual dengan harga internasional yang pada saat ini perbedaannya bisa Rp 10.000," terang Lutfi.

Dirinya pun mengaku bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam untuk menyikapi para spekulan yang tujuannya ditengarai untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bahkan ia juga tidak segan untuk memberikan tindakan berdasarkan hukum yang berlaku. 

"Saya sudah berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan saya akan memastikan tindakan Anda berspekulasi seperti itu adalah melawan hukum. Dan saya akan menuntut berdasarkan hukum," tegasnya.

Dalam hal ini mendag mengajak masyarakat luas, terutama yang mempunyai jaringan distribusi tersebut, untuk tidak bermain-main dengan kepentingan rakyat.

"Saya bisa pastikan bahwa ini salah satunya yang menyebabkan terjadinya distrubsi-distrubsi di rantai logistik yang mereka ingin mendapatkan keuntungan yang besar. Sebab, ini adalah kepentingan yang sangat penting dan kalau ada yang bermain-main, maka akan berhadapan dengan hukum," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
minyak gorengkelangkaan minyak gorengMenteri PerdaganganMendag Muhammad Lutfi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru