Permak Bekas Lapangan Jadi Pusat Aktivitas Ekonomi, Ini yang Dilakukan Pemdes Sengguruh

Mar 11, 2022 19:30
Suasana RTH Taman Topeng yang juga menjadi jujugan pengunjung.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Suasana RTH Taman Topeng yang juga menjadi jujugan pengunjung.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES- Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Malang terus melakukan berbagai upaya untuk dapat mendongkrak ekonomi masyarakatnya. Salah satunya yang dilakukan Pemdes Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Pemdes menyulap bekas lapangan sepakbola menjadi Ruang Terbuka Hijau Taman Topeng

Kepala Desa (Kades) Sengguruh, Jamburi mengatakan, taman yang dikonsep tanpa meninggalkan nuansa keasriannya tersebut dulunya adalah sebuah lapangan sepak bola. Melihat keberadaannya yang dinilai kurang representatif, pada tahun 2018 masyarakat bersama elemen Pemdes Sengguruh bersepakat untuk menjadikan lapangan itu menjadi sebuah taman. 

"RTH Taman Topeng yang ada di Desa Sengguruh, awalnya merupakan program dari PNPM tahun 2018, karena keberadaan lapangan sepak bola yang sudah tidak representatif di tengah pemukiman, sehingga, dicoba saat itu untuk dimusyawarahkan bersama warga da! disepakati untuk menjadi RTH. akhirnya dibangun, dan sekarang sudah berjalan sudah beberapa tahun," ujar Jamburi.

Jamburi mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berusaha agar keberadaan RTH Taman Topeng itu bisa berdampak secara langsung bagi masyarakat. Terutama untuk dapat mendongkrak perekonomian warga. 

"Jadi RTH ini diharapkan bisa menjadi sebuah titik berangkat atau kemajuan perkembangan ekonomi desa. Dan beberapa bulan ini sudah kami adakan beberapa kegiatan," terang Jamburi. 

Sementara itu, pembangunan lapangan hingga menjadi RTH tersebut telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 750 juta. Di mana anggarannya bersumber dari reward dari Program PNPM yang dimenangkan oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Desa Sengguruh. 

"Kemudian terus kami percantik, tahun lalu kami anggarkan sebesar Rp 20 juta. Untuk menambah beberapa item taman," imbuh Jamburi. 

Salah satu upaya yang dilakukan agar tempat itu jadi pusat ekonomi adalah dengan mendatangkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL). Dan dari pantauannya, hingga saat ini banyak masyarakat di desanya yang cukup antusias untuk datang ke Taman Topeng. 

"Kalau malam minggu malah ramai. Saya pernah tanya ke salah satu pedagang, katanya dalam satu hari jualan hingga malam disana (RTH Taman Topeng, penjual makanan anak-anak itu bisa mendapat omset Rp 1 juta," beber Jamburi. 

RTH Taman Topeng sendiri saat ini dikelola oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Sengguruh. Dari pantauannya, hingga saat ini Pokdarwis Desa Sengguruh juga telah memiliki pemasukan. 

Meskipun masih belum begitu besar, dirinya optimis bahwa dengan berbagai upaya pengembangan yang bakal terus dilakukan, dirinya optimis nantinya taman tersebut bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) Sengguruh. 

"Selain dari PKL juga ada dari Parkir. Dikelola Pokdarwis. Dari sekitar empat event yang kami gelar di RTH (Taman Topeng) saat ini Pokdarwis sudah punya kas sebanyak Rp 10 juta," pungkas Jamburi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
taman topengDesa SengguruhKabupaten Malangjamburi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru