Covid-19 Dianggap Terkendali, Pemkot Malang Gelar Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen Pekan Depan

Mar 11, 2022 18:05
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui seusai memberikan pengarahan pada kegiatan di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Jumat (11/3/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui seusai memberikan pengarahan pada kegiatan di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Jumat (11/3/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menganggap pandemi covid-19 di Kota Malang sudah mulai terkendali. Hal itu membuat Pemkot Malang berencana menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. 

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji usai memberikan pengarahan pada kegiatan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang di aula Kantor Kecamatan Lowokwaru. 

Sutiaji menyebut PTM dimulai minggu depan untuk jenjang TK hingga SMP. "PTM Senin (14/3/2022) 100 persen. TK sampai SMP," ungkap Sutiaji, Jumat (11/3/2022). 

Orang nomor satu di Pemkot Malang itu menambahkan, terkait penerapan PTM 100 persen di jenjang SMA/SMK atau sederajat, pemkot masih akan berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Batu. Itu karena  jenjang SMA/SMK atau sederajat bukan domain Pemkot Malang. 

Selain itu, untuk perkuliahan tatap muka, pemkot juga telah berkoordinasi dengan jajaran rektor dari kampus-kampus di Kota Malang. Nantinya kebijakan penerapan perkuliahan tatap muka diserahkan kepada otoritas masing-masing kampus. 

Sutiaji juga menyebutkan bahwa masing-masing lembaga pendidikan di TK sampai SMP sudah mulai melakukan persiapan sejak pekan kemarin. Namun, Sutiaji menahan kebijakan PTM 100 persen pada pekan kemarin. 

"Saya tidak melihat jumlah kasus, tapi terkendalinya (kasus). Sekarang BOR-nya juga sudah (turun). Dari jumlah yang dalam pantauan seribu sekian, tapi yang di rumah sakit itu di angka 80-an. Terus yang isoter sudah seminggu ini kosong," jelas Sutiaji. 

Nantinya pada Senin (14/3/2022) pemkot juga berencana berkeliling untuk memantau langsung pelaksanaan PTM 100 persen di beberapa sekolah. Selain itu, untuk pengawasan dan pemantauan PTM 100 persen, Sutiaji juga meminta kepada awak media turut serta mengawasi pelaksanaannya.  "Ya media tak jaluk tulung ngawasi (ya media saya minta tolong untuk mengawasi)," kata Sutiaji. 

Saat ini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang masih melakukan rapat internal untuk membahas teknis pelaksanaan PTM 100 persen di jenjang TK hingga SMP. 

Namun, melalui akun Instagram-nya, @dikbudmalangkota, Disdikbud menginformasikan bahwa terhitung mulai hari Senin, 14 Maret 2022, satuan pendidikan jenjang PAUD, SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang diperkenankan/diperbolehkan/diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). 

Dalam unggahan di akun Instagram itu, juga disebutkan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang dengan nomor: 421/1193/35.73.401/2022 perihal PTMT tertanggal 11 Maret 2022. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
ptm 100 persenWali Kota Malang SutiajiPemkot Malangsekolah di Kota MalangBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru