Siap Huni, Pasar Sumedang Segera Dikelola DIsperindag

Mar 08, 2022 12:25
Plt Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwanto mendampingi Wabup Malang Didik Gatot Subroto saat meninjau Pasar Sumedang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Plt Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwanto mendampingi Wabup Malang Didik Gatot Subroto saat meninjau Pasar Sumedang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES- Pasar Cokoleo atau biasa disebut dengan Pasar Sumedang dikabarkan akan segera diserahterimakan. Bahkan, menurut Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, Agung Purwanto, serah terima Pasar Sumedang kemungkinan akan dilakukan pada Bulan Maret 2022 ini. 

Meskipun belum tentu kapan tanggal pastinya, dirinya hampir dapat memastikan hal tersebut. Sebab, dari pantauannya, pasar yang telah terletak di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang ini saat ini kondisinya sudah siap untuk ditempati. 

"Nah, kalau ini masih menunggu kabar selanjutnya. Mungkin bulan-bulan ini ya. Insya Allah bulan (Maret) ini. Kalau gak salah bulan ini diserahterimakan, kemudian berproses, dan pedagang bisa menempati tempat yang baru," ujar Agung. 

Secara umum menurutnya pasar yang sudah dibangun selama kurang lebih 8 tahun ini telah lengkap dan siap digunakan. Hanya saja, rencananya masih perlu untuk ditambah lahan parkir dan juga pagar. 

"Mungkin nanti setelah pedagang dipindah ke tempat yang baru. Tempat bekas relokasinya itu diratakan dan mungkin akan digunakan sebagai lahan parkir. Karena kan tidak enak, kalau tempat jualannya bagus tapi tempat parkirnya masih becek," terang Agung. 

Dirinya tidak dapat memastikan, kapan lahan parkir dan pagar itu dapat segera dibangun. Namun, berdasarkan keluhan yang ia terima dari pedagang, saat ini sudah banyak yang berharap agar bisa segera menempati tempat yang baru. 

"Iya kalau keinginannya, ini kan juga sudah sekitar 8 tahun proses pembangunannya, pedagang itu bisa segera pindah. Karena menurut mereka (pedagang) jualannya tidak lebih optimal, karena sekarang di tempat relokasi," imbuh Agung. 

Secara keseluruhan, dengan bangunan pasar yang baru direvitalisasi ini, Pasar Sumedang bisa ditempati hingga 815 pedagang. Dimana di dalamnya, selain ada bangunan loss, juga disediakan kios-kios atau lapak. "Itu kan di belakang ada loss, dan di depan ada bangunan toko atau kios," pungkas Agung. 

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto, mengatakan bahwa Pasar Sumedang dapat diproyeksikan menjadi pasar modern. Hal tersebut bisa diwujudkan jika penataan pasar yang baru rampung dibangun ini penataannya dilakukan dengan lebih maksimal. Dan dengan didukung penambahan sarana dan prasarana (sarpras) untuk kemudahan akses. 

Saat melakukan peninjauan di pasar ini, Didik menyoroti beberapa hal yang dinilai bisa dioptimalkan atau malah perlu untuk dibenahi. Salah satu yang bisa untuk dioptimalkan adalah adanya ruang terbuka yang dinilai bisa dipergunakan untuk semacam pusat kuliner. 

"Dibutuhkan mapping lebih lanjut, sehingga para penjual makanan dapat terpisah dari pedagang-pedagang lainnya. Satu, kawasannya lebih bersih, dan yang kedua, keramaian dapat terurai dan seluruh wilayah dapat termanfaatkan. Kalau memang begitu tinggal nanti Kepala Disperindag dan UPT terkait untuk dapat membuatkan akses, bagaimana para pedagang nantinya dapat mendapatkan ruang untuk dapat disambangi para pembeli," ujar Didik. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pasar cekoleoPasar SumedangAgung Purwanto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru