Stok Cukup, Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Masih Stabil

Mar 07, 2022 18:41
Plt Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwanto.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Plt Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwanto.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES- Kenaikan harga daging sapi yang terjadi di beberapa daerah dalam beberapa waktu terakhir, belum berdampak di Kabupaten Malang. Saat ini, harga daging sapi di Kabupaten Malang berkisar Rp 114 ribu hingga Rp 115 ribu per kilogramnya.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Agung Purwanto mengatakan, kisaran tersebut memang terpantau naik jika dibandingkan dengan harga normal yang sekitar Rp 110 ribu per kilogramnya. Namun menurutnya, kenaikannya masih cenderung stabil. 

"Naiknya kan masih di antara seribu atau dua ribu dan masih terkendali kalau daging itu masih stabil. Saya kira masih normal di Kabupaten Malang," ujar Agung. 

Ia tidak menjelaskan secara detil, hanya saja menurutnya stabilitas harga daging sapi di Kabupaten Malang dipengaruhi stoknya yang cenderung masih banyak. Apalagi, untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di Kabupaten Malang, sebagian besar masih disupply oleh produksi daging sapi lokal. 

Sehingga menurutnya, gejolak repopulisasi sapi yang terjadi di Australia yang disinyalir menjadi penyebab naiknya harga daging sapi di beberaa daerah di Indonesia, masih belum mempengaruhi stabilitas harga daging sapi di Kabupaten Malang. Terlebih menurut Agung, penggunaan daging sapi impor di Kabupaten Malang masih merambah di kalangan tertentu seperti kebutuhan industri. 

"Seperti warung atau restoran yang ada menu steak, itu biasanya ada yang mengambil daging impor. Tapi jika dibandingkan (daging impor) relatif sedikit daripada yang di Kabupaten Malang," terang Agung. 

Agung menyebut, kenaikan harga daging sapi yang terjadi di beberapa daerah bisa saja juga terjadi di Kabupaten Malang. Namun dirinya menegaskan, selama stok daging sapi di Kabupaten Malang aman, maka harga daging sapi juga masih akan tetap stabil. Apalagi, masyarakat Kabupaten Malang juga masih banyak yanh mengkonsumsi daging ayam. 

"Seperti tahun-tahun kemarin juga seperti itu. Daging ayam dan daging sapi juga relatif stabil jika dibandingkan dengan daerah lain. Jadi indikasinya begini, kalau harga (daging sapi) stabil, berarti suplly and demand nya masih seimbang," pungkas Agung. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
agung purwantoroKabupaten MalangHarga Daging Sapi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru