Transisi Menuju Normal, Luhut Sebut Perjalanan Domestik tidak Perlu Sertakan Hasil PCR

Mar 07, 2022 16:54
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI Luhut Binsar Panjaitan saat memberikan keterangan pers secara virtual, Senin (7/3/2022). (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI Luhut Binsar Panjaitan saat memberikan keterangan pers secara virtual, Senin (7/3/2022). (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

JATIMTIMES- Memasuki Bulan Maret 2022, pemerintah mulai melakukan relaksasi dan pelonggaran persyaratan bagi para pelaku perjalanan domestik yang menggunakan alat transportasi darat, laut serta udara. Mereka tidak perlu menyertakan hasil negatif Covid-19 melalui Swab Antigen maupun Swab PCR. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI Luhut Binsar Panjaitan melalui konferensi pers secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/3/2022). 

"Pelaku perjalanan domestik dengan transportasi udara, laut, maupun darat yang sudah melakukan vaksinasi kedua dan lengkap sudah tidak perlu menunjukan tes Antigen maupun PCR negatif," ungkap Luhut. 

Luhut menyebut, bahwa pemberlakuan aturan baru tersebut diterapkan dalam rangka transisi menuju aktivitas normal. Di mana beberapa aturan memang perlahan terlihat lebih longgar untuk aktivitas masyarakat. 

Mantan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia ini mengatakan, nantinya terkait kebijakan terbaru ini akan diatur oleh masing-masing kementerian dan lembaga terkait dalam bentuk surat edaran yang akan diterbitkan dalam waktu dekat ini. 

"Hal ini ditetapkan dalam surat edaran yang kami terbitkan oleh kementerian dan lembaga terkait yang akan terbit dalam waktu dekat ini," kata Luhut. 

Dengan adanya kebijakan terbaru ini, pihaknya juga memastikan kondisi dan penanganan terkait perkembangan pandemi Covid-19 akan terus membaik. Menurutnya, berdasarkan data yang telah di evaluasi, tren kasus harian nasional menurun signifikan hampir di seluruh wilayah Jawa-Bali. 

"Begitu pun halnya dengan kondisi rawat inap rumah sakit juga menunjukkan penurunan dan tingkat kematian juga semakin melandai," lugas Luhut. 

Selain itu menurut Luhut, level asesmen menunjukkan tanda-tanda perbaikan dan mobilitas masyarakat kembali mengalami peningkatan cukup tinggi. Di mana hal itu terlihat dalam pergerakan data google mobility yang diambil dalam sepekan terakhir. 

Sementara itu, seiring dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19 dan mobilitas masyarakat, pemerintah terus mendorong masyarakat agar bersedia mengikuti program vaksinasi. Khususnya bagi masyarakat yang tergolong lanjut usia (lansia). 

"Saat ini capaian dosis vaksinasi untuk lansia sudah berada di angka 62 persen, untuk seluruh Jawa-Bali tetapi kami akan terus kejar untuk lebih tinggi lagi," pungkas Luhut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Luhut Binsar Pandjaitanluhut lagi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru