Ukraina Desak Negara Barat Kirimkan Jet Tempur untuk Serang Rusia

Mar 06, 2022 13:16
Kondisi Ukraina setelah digempur Rusia. (AP Photo/Pavel Dorogoy)
Kondisi Ukraina setelah digempur Rusia. (AP Photo/Pavel Dorogoy)

JATIMTIMES - Unit pertahanan udara Ukraina yang sempat hancur dalam perjalanan menuju Kiev beberapa saat lalu nampaknya membuat Ukraina terdesak. Kini, Ukraina meminta negara Barat untuk mengirimkan bantuan militer.

Bantuan militer yang dibutuhkan di antaranya jet tempur, pesawat serang, dan sistem pertahanan udara. “Permintaan tertinggi kami adalah jet tempur, pesawat serang, dan sistem pertahanan udara," kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba, dikutip dari AFP.

Permintaan itu disampaikan saat Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam negara Barat terkait dengan zona larangan terbang. Karena jika Ukraina kehilangan pertahanan udara akan berimbas pada bertambahnya korban jiwa.

Lantaran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky disebut meminta negara Eropa Timur untuk mengirimkan pesawat buatan Rusia ke Ukraina yang pengoperasiannya telah dipelajari warga negara itu.

Hal tersebut sudah disampaikan oleh Pemimpin Mayoritas Senat Amerika Serikat Chuck Schumer kala melakukan panggilan video dengan Zelensky.

Sedangkan Putin, sudah diberi peringatan Barat akan eskalasi perang bila aturan zona larangan terbang diterapkan. Bahkan jika terdapat pergerakan akan dilakukan pertimbangan untuk partisipasi konflik bersenjata di negara tersebut.

Sementara ancaman eskalasi juga telah dirasakan oleh negara Barat. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken sempat mengatakan penerapan zona larangan terbang di Ukraina oleh negaranya dan sekutu NATO bakal menyebabkan 'perang skala penuh di Eropa.'

Meski demikian, Zelensky menilai negara Barat seolah-olah memberikan lampu hijau pada Rusia untuk terus mengebom Ukraina. Zelensky juga menyayangkan sikap NATO untuk tidak menutup zona udara Ukraina meski mereka mampu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Ukrainarusiakonflik ukraina rusiapresiden ukrainapresiden rusiapertahanan udara ukraina

Berita Lainnya

Berita

Terbaru