Sambut Liga Santri Nasional, Korem 083/Bdj Gelar Liga Santri Malang Raya

Mar 04, 2022 12:38
Danrem 083/Bdj, Kolonel Inf Yudhi Prasetiyo saat menyerahkan bola kepada wasit tanda dimulainya turnamen futsal antar ponpes Malang Raya (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Danrem 083/Bdj, Kolonel Inf Yudhi Prasetiyo saat menyerahkan bola kepada wasit tanda dimulainya turnamen futsal antar ponpes Malang Raya (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Korem 083 Baladhika Jaya/Bdj melakukan pemanasan menjelang Liga Santri Nasional dengan membuat sebuah turnamen futsal yang diikuti sebanyak 27 tim futsal dari 21 Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di wilayah Malang Raya dalam tajuk "Liga Santri" Piala Danrem 083/Bdj, di Lapangan Futsal Nenjap One Kepanjen, Jumat (4/3/2022).

Komandan Korem (Danrem) 083/Bdj, Kolonel Inf Yudhi Prasetiyo membenarkan bahwa turnamen futsal yang digelar ini merupakan persiapan menuju liga santri yang direncanakan pada bulan Juni mendatang. Oleh karena itu, pihaknya mengajak beberapa ponpes untuk ambil bagian dalam event tersebut.

“Event ini sebagai awalan untuk kegiatan yang lebih besar yaitu liga santri yang akan dilaksanakan di Jakarta, oleh bapak Kasad,” ucap Yudhi, saat ditemui awak media usai membuka turnamen futsal Liga Santri.

Menurut Yudhi, event ini juga bertujuan untuk menyaring pesantren yang tidak memiliki tim sepak bola besar. Harapannya, agar ke depan bisa mengikuti Liga Santri yang digelar di Jakarta.

“Dan saya melihat di pesantren-pesantren itu banyak yang memiliki lapangan futsal, maka dari itu kami membuat event turnamen futsal santri,” kata Yudhi.

Nantinya setelah event ini selesai, Korem 083/bdj akan menyaring atlet sepak bola dari santri yang mengikuti turnamen futsal untuk mewakili di Liga Santri yang digelar KSAD. Dalam hal ini, Yudhi mengaku minimal akan menyeleksi tim juara.

“Kami akan seleksi para pemain dari para juara. Nantinya itu yang akan mewakili Korem 083/bdj untuk berlaga di Liga Santri,” tutup Yudhi.

Hal ini juga salah satunya mendukung program dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang melakukan perekrutan TNI melalui jalur santri. Hal itu untuk melakukan penanganan penyebaran paham radikalisme.

Sebagai informasi, santri dengan sepak bola bukanlah hal baru. Sebab, banyak pesepakbola profesional di Indonesia yang sebelumnya lahir dari pondok pesantren. Tercatat, ada tujuh pemain yang pernah membela Timnas Indonesia dan sebelumnya berstatus sebagai santri, mereka adalah Evan Dimas, Nadeo Argawinata, Witan Sulaeman, Asnawi Mangkualam, Dedik Setiawan, Muhammad Rafli Mursalim dan Yadi Mulyadi.

Diharapkan dengan adanya Liga Santri ini, bisa lahir pesepakbola profesional baru yang muncul dari pondok pesantren.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Liga Santri Indonesialiga santriLiga Santri Nusantaraturnamen futsalBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru