Update Pembacokan Oknum Suporter, Polres Lumajang Tangkap Satu Terduga Penganiayaan

Mar 01, 2022 19:35
Ilustrasi pembacokan (foto: istimewa)
Ilustrasi pembacokan (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Polres Lumajang berhasil menangkap satu terduga pelaku penganiayaan di sebuah warung kopi Jalan Ditorunan, Kecamatan Lumajang Kota, Kabupaten Lumajang setelah nonton bareng laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Rabu (23/2/2022) malam lalu. Seperti diketahui dalam insiden penganiayaan itu, juga terjadi pembacokan terhadap remaja berinsial A (16).

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo menjelaskan, selain adanya pembacokan juga terdapat pemukulan yang dialami oleh A. Terduga pelaku pemukulan itulah yang berhasil ditangkap polisi.

“Iya kami sudah menangkap satu pelaku yang melakukan pemukulan. Kami juga terus berupaya untuk mencari yang melakukan pembacokan,” ujar Fajar saat dihubungi, Selasa (1/3/2022).

Menurut Fajar, berdasarkan pemeriksaan sementara, kemungkinan pelaku lebih dari satu. Namun Fajar menegaskan bahwa terduga hanyalah penggemar salah satu klub sepak bola di Indonesia.

“Hasil pemeriksaan sementara itu bukan oknum supporter, tapi penggemar sepak bola. Bukan ikut di salah satu organisasi supporter,” kata Fajar.

Disinggung mengenai motif yang dilakukan terduga, Fajar menjelaskan bahwa penganiayaan itu terjadi karena kecintaan terduga terhadap salah satu tim sepak bola.

“Karena kecintaan terhadap salah satu tim sepak bola. Lalu melakukan hal tersebut ke korban,” singkat Fajar.

Saat ini, Polres Lumajang sudah memeriksa kurang lebih 5 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Dari keterangan sementara, korban dan terduga pelaku tidak saling mengenal.

“Saksi ada lebih dari lima. Barang bukti yang kami berhasil amankan ada video dan keterangan saksi. Dan antara pelaku dan korban tidak saling mengenal,” tutup Fajar.

Sebelumnya, manajemen Arema FC diwakili oleh Ketua Panpel Arema FC Abdul haris mengatakan bahwa sudah menindaklanjuti kabar oknum Aremania yang terlibat dalam peristiwa itu dengan anggota Aremania Lumajang.

Hasilnya pelaku tidak teridentifikasi sebagai anggota Aremania Lumajang. “Harapannya hal ini tidak menjadi polemik. Jangan percaya tembung jare. Semua kami serahkan ke aparat hukum lakukan penyelidikan seadil-adilnya,” terang Haris.

Selain itu, Manajemen Arema FC sudah berkoordinasi dengan Polres Lumajang terkait proses penyelidikan kasus ini. “Hasil penjelasan yang kami terima bahwa korban satu orang kini dirawat di RS Bhayangkara untuk pelaku hingga saat ini belum ditangkap,” kata Haris.

Sebagai bentuk toleransi, manajemen Arema FC memberikan tali asih kepada korban penganiayaan dan pembacokan. Hal itu untuk meringankan beban keluarga korban.

“Kami atas nama manajemen Arema FC memberikan bantuan untuk meringankan keluarga korban. Walaupun nantinya yang tertangkap Aremania atau bukan,” tutup Haris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
terduga penganiayaanKasus PembacokanPolres LumajangArema fc vs persebaya surabaya

Berita Lainnya

Berita

Terbaru