Kasus Penyakit Jantung Tinggi, Dinkes Kota Malang Fasilitasi Deteksi Kesehatan Sejak Dini di Tiap Faskes 

Feb 26, 2022 14:40
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Penanganan kasus Covid-19 di Kota Malang tidak serta merta mengabaikan penyakit lainnya. Salah satunya, penyakit jantung atau kardiovaskuler.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat, sepanjang 2021 angka kasus kardiovaskular di Kota Malang cukup tinggi. Terbagi atas, penyakit jantung koroner sebanyak 2.489 kasus dan penyakit gagal jantung sebanyak 3.458 kasus.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan, penyakit kadiovaskuler sejatinya bisa dicegah sejak dini. Baik itu penyakit jantung koroner maupun gagal jantung masih bisa dimitigasi tingkat mortalitas dan morbiditas kecacatannya.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat aktif untuk melakukan chek up kesehatan. Terlebih, di setiap fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) di Kota Malang telah dilengkapi dengan aplikasi acute coronary syndrome.

"Sebetulnya kalau kadiovaskuler bisa dilakukan mitigasi sejak awal. Masyarakat bisa periksa di puskesmas-puskesmas wilayah. Di sana ada aplikasi acute coronary syndrome yang telah dijalankan di layanan kesehatan primer, terutama puskesmas," jelasnya.

Husnul menyebut, aplikasi yang tersedia di setiap puskesmas ini bisa membantu proses deteksi sejak awal gejala-gejala penyakit jantung dan kegawatdaruratan. Nantinya, setelah proses deteksi, pasien akan dilakukan stabilisasi di layanan primer.

Di mana, di setiap puskesmas juga telah dilengkapi fasilitas elektrokardiogram (EKG) dan beberapa obat-obatan kegawatdaruratan jantung. Sehingga, dengan fasilitas ini, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tertangani dengan optimal.

"Layanan ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bisa tercapai di Kota Malang. Terutama pasien yang terdeteksi kelainan maupun penyakit jantung bisa dilayani dapat terselesaikan,” tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Husnul Muarifjantungsakit jantung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru