Perhatian! Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Mulai Melonjak

Feb 25, 2022 19:47
Hermanto saat memotong daging sapi yang dijual di Pasar Kepanjen. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Hermanto saat memotong daging sapi yang dijual di Pasar Kepanjen. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sejumlah pedagang daging sapi di Kabupaten Malang mengeluhkan naiknya harga daging sapi. Pasalnya, kondisi tersebut mengakibatkan jumlah pembeli ikut menurun.

Berdasarkan pantauan JatimTIMES di Pasar Kepanjen,  harga daging sapi untuk daging sapi kelas 1 mencapai Rp. 115.000 per kilogram. Sedangkan harga daging sapi kelas 2 senilai Rp 110.000 per kilogram.

“Naiknya memang tidak banyak, tapi ya tetap lebih mahal. Sebab, kalau harga stabilnya berkisar Rp 100.000 hingga 110.000 per kilogram untuk daging sapi kelas 1,” ungkap Hermanto, salah satunpedagang daging di Pasar Kepanjen.

Kenaikan harga daging sapi, menurut Hermanto, terjadi sejak satu pekan yang lalu. Sejak saat itu pula jumlah pembeli daging dirasakan terus menurun. “Pembeli biasanya beli 1 kilogram, menjadi turun hanya beli 1/2 kilogram,” ucap Hermanto.

Terpisah, salah satu jagal sapi di Kecamatan Gondanglegi, Tohari, mengeluhkan hal sama ketika harga daging sapi melonjak. Menurut dia, harga daging sapi yang terjual semakin berkurang karena daya beli pelanggan yang semakin menurun.

“Dengan naiknya harga daging sapi ini, kami tidak bisa berbuat banyak. Kami hanya mengikuti harga pasaran. Kalau naik, ya ikut naik,” kata Tohari.

Tapi, Tohari merasa biasa dengan lonjakan harga daging sapi yang terjadi. Hal itu karena setiap akan memasuki bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, selalu terjadi kenaikan harga daging sapi.

“Tahun-tahun sebelumnya trennya memang selalu begini. Naik ketika menjelang bulan Ramadan atau Idul Fitri,” jelas Tohari.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Agung Purwanto mengatakan bahwa kenaikan harga daging sapi masih wajar. Dinamika tersebut juga selalu terjadi setiap tahun. “Masih wajar mas,” ucap Agung melalui pesan singkat WhatsApp.

Bahkan Agung menjelaskan bahwa hal tersebut belum menunjukkan hal yang signifikan. Sebab, jika menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, biasanya harga akan semakin melonjak.

“Kenaikan Rp 100-112 ribu per kilogram dan belum menunjukkan signifikan. Kalau hari besar atau seperti puasa, biasanya lebih naik,” ungkap Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Harga Daging SapiHarga Daging Sapi NaikPasar KepanjenDisperindag Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru