Polisi Alami Kendala Ungkap Kasus Penembakan Siswa SMK di Kota Malang

Feb 25, 2022 16:51
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo saat ditemui di Mapolresta Malang Kota. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo saat ditemui di Mapolresta Malang Kota. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Terkait kasus penembakan yang terjadi kepada siswa SMK di Kota Malang yakni Muhammad Adi Mudhofar atau berinisial MAM (17) pada Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Ahmad Yani, Kota Malang hingga kini masih belum terungkap siapa pelaku dari peristiwa penembakan tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengungkapkan, pihaknya terus mendalami terkait kasus penembakan yang dialami MAM dengan melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

"Ada beberapa (kendala) yang dihadapi tim kami di lapangan. Kendalanya adalah dari kedua belah pihak tidak saling mengenal," ungkap Tinton kepada JatimTIMES.com, Jumat (25/2/2022).

Perwira dengan satu melati di pundaknya ini menjelaskan, terkait pemeriksaan Closed Circuit Television (CCTV) pihaknya saat ini tengah melakukan proses penyelidikan.

Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota telah memeriksa sebanyak delapan orang saksi yang terdiri dari saksi korban dan teman-teman korban. Di mana semuanya berada di TKP ketika terjadi penembakan kepada korban.

"Apabila kami menemukan ada saksi lagi, kami akan lakukan pemeriksaan untuk mencari siapakah pelaku itu," ujar Tinton.

Berdasarkan informasi yang diterima JatimTIMES.com, terdapat dua orang yang diduga menjadi pelaku penembakan terhadap MAM, yakni laki-laki dan perempuan. Di mana kedua terduga pelaku mengenakan hoodie hitam mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox.

Kemudian, ketika berhenti di TKP, terduga pelaku laki-laki yang dibonceng melakukan penembakan terhadap korban. Di mana ketika melakukan penembakan, terduga pelaku laki-laki tersebut tidak menggunakan masker. Sedangkan terduga pelaku yang perempuan menggunakan masker.

Alhasil, peluru gotri tertancap di bagian dada sebelah kiri korban yang membuat harus dilakukan operasi segera di Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang pada hari Selasa (22/2/2022) lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
kasus penembakanpenembakan siswa kota malangPolresta Malang Kota

Berita Lainnya

Berita

Terbaru