Dapat Hibah dari Jepang, Desa Wirotaman Punya Unit Penjernih Air, Ini Manfaatnya

Feb 25, 2022 15:59
Bupati Malang, HM. Sanusi didampingi Kepala Desa Wirotaman, Ahmad Soleh usai meresmikan Unit Penjernih Air. (Foto: Istimewa)
Bupati Malang, HM. Sanusi didampingi Kepala Desa Wirotaman, Ahmad Soleh usai meresmikan Unit Penjernih Air. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Masyarakat Desa Wirotaman Kecamatan Ampelgading kini punya unit mesin penjernih air. Mesin tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Jepang. Unit tersebut secara resmi akan dioperasikan sejak Jumat (25/2/2022). Dimana peresmiannya dilakukan langsung oleh Bupati Malang, HM. Sanusi.

Unit penjernih air tersebut akan memanfaatkan air dari sumber mata air Mbah Umbul yang ada di Desa Wirotaman. Dan pemanfaatannya, akan digunakan sebagai air minum. Dan untuk operasionalnya, akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wirotaman.

"Jadi itu nanti akan dimanfaatkan untuk air minum. Yang mengelola pihak BUMDes. Karena di situ, ada sumber yang layak, besar dan ada tanah milik desa. Jadi syaratnya dua itu," ujar Kepala Desa Wirotaman Ahmad Sholeh, Jumat (25/2/2022).

Saat ini, air yang diolah menjadi air minum melalui mesin tersebut, baru dapat didistribusikan untuk dinikmati masyarakat di dalam bentuk isi ulang galon berkapasitas kurang lebih 19 liter. Dimana harga yang dibanderol per galonnya sebesar Rp 5.000.

Namun kedepannya, pihaknya juga berencana untuk mengembangkan unit usaha tersebut. Agar air minum yang diolah dari sumber air Mbah Umbul ini bisa dijual menjadi air minum dalam kemasan (AMDK).

"Kalau isi ulang itu hanya perlu uji lab, kalau bakteri sudah nol persen bisa. Tapi kalau untuk AMDK, masih harus ada izin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan izin-izin lainnya. Tapi rencana untuk kesana memang ada," terang pria yang akrab disapa Sholeh ini.

Saat ini, pihaknya masih berupaya agar bisa memaksimalkan produksi dari unit penjernih air itu. Sholeh mengatakan, sebenarnya mesin tersebut berkapasitas produksi 8.000 liter air jika dioperasionalkan dalam waktu 24 jam.

Namun karena masih ada sejumlah keterbatasan, BUMDes yang mengelola unit tersebut masih dapat memproduksi 1.000 liter per harinya. Dengan tenaga operasional sebanyak 6 orang yang terbagi di dalam 2 shift.

Dirinya mengaku, dengan adanya unit tersebut, masyarakat sudah mulai merasakan manfaatnya. Terutama dalam memenuhi kebutuhan air minum. Dimana sebelumnya, air aliran air dari sumber tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan mandi, masak dan mencuci baju.

"Paling tidak masyarakat sudah tidak perlu repot merebus air untuk minum. Warga tinggal WA (WhatsApp), air kita antar. Dan kalau dulu air dari sumber itu hanya digunakan untuk mencuci baju, mandi dan cenderung terbuang percuma," pungkas Sholeh.

Sementara itu, Bupati Malang, HM. Sanusi mengatakan bahwa wilayah yang saat ini ia pimpin, memiliki kedudukan yang sangat strategis sebagai daerah penyangga. Selain posisinya yang berdekatan dengan Ibukota Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kabupaten Malang juga memiliki bentang alam dengan segala potensi sumber daya alamnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang pun juga berupaya agar potensi yang dimiliki tidak sia-sia begitu saja. Sehingga akan terus diupayakan untuk dimanfaatkan dengan berbagai program strategis. Yang bermuara pada kemajuan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tentunya didukung dengan lingkungan hidup yang sehat dan bersih bagi kelangsungan hidup masyarakat secara keseluruhan," ujar Sanusi

Selain itu menurutnya, hal itu juga bentuk keseriusan Pemkab Malang pada pembangunan lingkungan hidup ini dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang Tahun 2021-2026.

"Pemkab Malang juga concern pada strategi pembangunan yang dijelaskan dalam Misi ke-5 RPJMD Kabupaten Malang Tahun 2021-2026, yakni Memperluas Pemanfaatan Potensi Lingkungan hidup, pariwisata, seni budaya, industri kreatif dan investasi pembangunan berkelanjutan. Pemkab Malang tentunya menyambut baik pembangunan proyek penjernihan air yang ada di Desa Wirotaman ini," terang Sanusi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
mesin penjernih airbantuan mesin dari jepangPemkab Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru