Ditandai sebagai Target Nomor 1 Rusia, Presiden Ukraina Janji untuk Tetap Tinggal di Ibu Kota

Feb 25, 2022 14:11
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: News Front)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: News Front)

JATIMTIMES - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjanji untuk tetap tinggal di ibu kota Kiev, meski saat ini situasi di negara tersebut sangat mencekam. Diketahui Rusia mulai meluncurkan invasi skala penuh ke negaranya sejak Kamis (24/2/2022). 

Rusia meluncurkan invasi melalui darat, udara dan laut menyusul deklarasi perang oleh Presiden Vladimir Putin. Dikutip dari Reuters, diperkirakan lebih dari 100 ribu penduduk Kiev kini engungsi saat ledakan dan tembakan mengguncang kota-kota besar. 

Pada pagi ini, Jumat (25/2/2022) Zelensky mengumumkan ada 137 orang tewas dan ratusan lainnya terluka karena serangan tersebut. 

Pejabat AS dan Ukraina mengatakan Rusia bertujuan untuk merebut Kiev dan menggulingkan pemerintah, yang dianggap Putin sebagai boneka Amerika Serikat (AS). 

Pasukan Rusia juga mengklaim sudah merebut bekas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl di utara Kiev saat mereka menerobos masuk sepanjang rute terpendek dari Belarus ke utara ke ibu kota.

Bahkan, Zelenskiy mengaku dirinya sudah diincar oleh Rusia dan dijadikan target nomor 1. 

"(Musuh) telah menandai saya sebagai target nomor satu," ujar Zelenskiy.

"Keluarga saya adalah target nomor dua. Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara," kata Zelenskiy.

"Saya akan tinggal di ibu kota. Keluarga saya juga di Ukraina," tegas Zelenskiy lagi. 

Putin sebelumnya mengatakan Rusia sedang melakukan operasi militer khusus untuk menghentikan pemerintah Ukraina melakukan genosida terhadap rakyatnya sendiri - sebuah tuduhan yang disebut Barat tidak berdasar.

Presiden negara Beruang Merah tersebut bahkan mengatakan Ukraina merupakan negara tidak sah yang tanahnya secara historis milik Rusia.

Hingga Jumat siang waktu Indonesia, Rusia masih terus menyerang sejumlah titik di Ukraina. Setidaknya muncul 3 ledakan besar terdengar di Kiev karena serangan rudal jelajah dan rudal balistik

Sementara pos perbatasan di Zaporizhzhya juga diserang dan menewaskan beberapa pasukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
presiden ukrainaukraina vs rusiaRusia Ukraina

Berita Lainnya

Berita

Terbaru