Pelancong Covid-19 Viral asal Samarinda yang Sempat Remehkan Covid-19 sebut Dirinya Khilaf

Feb 24, 2022 20:43
Reza Fahd Adrian bersama istri saat konferensi pers di Mapolresta Malang Kota dan persiapan menjalani pemeriksaan Satreskrim Polresta Malang Kota, Kamis (24/2/2022). (Foto: Dok. JatimTIMES)
Reza Fahd Adrian bersama istri saat konferensi pers di Mapolresta Malang Kota dan persiapan menjalani pemeriksaan Satreskrim Polresta Malang Kota, Kamis (24/2/2022). (Foto: Dok. JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pelancong Covid-19 asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur yakni Reza Fahd Adrian beserta keluarga yang viral atas unggahannya ketika dalam kondisi positif Covid-19 berkeliling Kota Malang, akhirnya datang memenuhi panggilan Satreskrim Polresta Malang Kota. 

Reza bersama istri yang hadir secara langsung di Mapolresta Malang Kota menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kota Malang, Kota Batu dan pihak Toko Lai Lai atas tindakan cerobohnya yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat. 

"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, semoga ini menjadi pembelajaran saya, untuk lebih bijak dalam bermedia sosial untuk kedepannya," ungkap Reza saat konferensi pers di Mapolresta Malang Kota, Kamis (24/2/2022). 

Dirinya juga mengaku menyesal atas tindakan cerobohnya di tengah situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi ini. Reza juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengulangi tindakan cerobohnya lagi. 

"Sebenarnya saya khilaf, mengalir saja, entah saya juga nggak tahu kenapa ada postingan seperti itu. Tapi yang pasti saya mohon maaf dan menyesalkan kejadian tersebut," kata Reza. 

Pihaknya juga menyebut agar Toko Lai Lai beserta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tergabung di dalamnya semoga terus maju dan sukses. Selain itu, Reza juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Polresta Malang Kota yang telah memberikan ruang konferensi pers dengan awak media. 

"Kami berterima kasih, kami akan berkoordinasi, kami akan sangat bekerjasama untuk memenuhi pemeriksaan, sangat kooperatif untuk memenuhi pemeriksaan ini," ujar Reza. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, untuk mencari identitas Reza pihaknya bekerjasama dengan jajaran Polresta Samarinda. Setelah terungkap identitas Reza, kemudian Reza beserta istri berangkat dan datang di Kota Malang sejak hari Rabu (23/2/2022) pagi. 

"Kita langsung melakukan rapid test kepada beliaunya untuk kaitan dari prokes kita, selanjutnya kita melakukan pemeriksaan terhadap beliau berdua," ujar Tinton. 

Dari hasil pemeriksaan terhadap Reza sebagai teradu, pihaknya melakukan pendalaman terkait titik-titik destinasi yang dikunjungi Reza beserta keluarga pada akhir Bulan Januari 2022 lalu. Pihaknya hanya fokus pada titik destinasi Reza yang ada di Kota Malang. Setelah dilakukan pendalaman, tempat yang dikunjungi Reza di Kota Malang hanya Toko Lai Lai. 

Perwira dengan satu melati dipundaknya ini menyampaikan, Reza merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu instansi di wilayah Kalimantan Timur. Saat ini, status Reza masih sebagai saksi atas kasus hukum yang sedang berjalan. 

Pihaknya masih mendalami terkait kasus ini dan mulai mengumpulkan beberapa alat bukti. Karena salah satu alat bukti yang telah dikantongi oleh pihak kepolisian Polresta Malang Kota yakni keterangan teradu dalam hal ini Reza. 

Sementara ini, atas perbuatannya, Reza dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. "Dugaan awal terkait pasal 93 Undang-Undang Kekarantinaan. Sanksinya adalah satu tahun penjara dan denda Rp 100 juta," pungkas Tinton. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
video viralCovid 19Covid 19 Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru