Di-Launching, Bapenda Kota Malang Siap Sasar Wajib Pajak melalui "Persada"

Feb 24, 2022 14:36
Launching SPPT PBB tahun 2022 dan aplikasi Persada Bapenda Kota Malang, Kamis (24/2/2022). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Launching SPPT PBB tahun 2022 dan aplikasi Persada Bapenda Kota Malang, Kamis (24/2/2022). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Terobosan baru dihadirkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang guna terus menambah peningkatan pendapatan daerah, khususnya di sektor pajak. Yaitu, dengan inovasi 'Persada' (Aplikasi Online Restoran dan Subyek Pajak Daerah Lainnya).

Secara khusus, aplikasi yang bakal menyasar wajib pajak tersebut di-launching hari ini (Kamis, 24/2/2022) oleh Wali Kota Malang Sutiaji.

Aplikasi hasil karya dari Bapenda ini menyasar kepada wajib pajak seperti resto, hotel, tempat,  hiburan, dan parikir. Fungsionalitasnya berbasis android yang mempermudah akses pajak.

Sutiaji menyampaikan, aplikasi ini dihadirkan untuk menunjang peningkatan pendapatan daerah khususnya di sektor pajak. Aplikasi ini lebih unggul dibandingkan program e-tax yang sudah diterapkan sebelumnya.

"Inovasi-inovasi dari teman-teman Bapenda kami harapkan terus bergerak. Di awal pertama launching e-tax, saya sampaikan perlu dikawal basic survei lapangan, yang itu adalah ngambil sampling dan rendem. Sebagai pengawasan, karena e-tax ada kelemahan," ujarnya.

Dengan inogasi baru ini, kini para WP di Kota Malang yang tersasar lebih optimal. Mengingat, tak hanya yang berbasis komputer saja, namun juga WP yang menjalankan secara manual.

"E-tax itu hanya yang sudah sesuai dengan kaidah akuntansi. Tapi, penjualan online dan penjualan yang basicnya hitung manual tidak bisa. Hari ini, dengan Persada, akan mampu menjelajah semua WP untuk kepentingan bersama," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Malang Handi Priyanto mengatakan, inovasi ini sebagai salah satu upaya pemerintah daerah untuk menekan kebocoran di sektor pajak. Aplikasi beebasis android ini sekatinya sudah mulai menyasar kepaea hotel, resto, hiburan dan sektor parkir sejak akhir tahun 2021 lalu.

Pemasangan tersebut terkhusus bagi pelaku usaha yang tidak terpasang e-tax. Persada hadir dengan keunggulan sistem point of sales (POS). Di dalamnya, bakal menginformasikan segala transaksi penjualan berbasis web dan android bagi WP serta menu data stok barang hingga laporan penjualan.

"Ini monitoring pajak daerah, menerima basis pajak. Tugas utamanya mencatat seluruh transaksi penjualan pajak, secara langsung. Dan WP yang manual bisa tersasar," ungkapnya.

Adapun, saat ini, Bapenda Kota Malang telah mencatatkan sebanyak 50 tempat yang terdiri dari hotel, resto, hiburan, dan parkir terpasang Persada. Termasuk di kantor Bapenda Kota Malang, kemudian Hotel Riche, Hotel Pelangi II, Hotel Trio Indah, De Pavilion Guest House, De Malang Sweet Homestay Syariah, Hotel Tirto dan masih banyak lainnya.

"Ini dalam rangka optimalisasi sektor pajal. Selanjutnya, terus akan kita pasang di semua WP hotel, resto, parkir dan hiburan," terangnya.

Pihaknya optimistis  inovasi ini akan mampu mendongkrak pendapatan daerah khususnya di sektor pajak hotel dan resto. Ditargetkannya, jumlah kurang lebih 2.000 resto akan tuntas terpasang Persada e-tax di tahun 2022 ini.

"Jika masif di awal tahun ini dilakukan, maka akan mendongkrak pajak hotel dan resto. Jadi di tahun 2022 nanti Kota Malang akan jadi yang pertama di Indonesia. Seluruh wajib pajak, mulai resto, hotel, hiburan, paekie terpasang e-tax," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Bapenda Kota MalangPemkot MalangWali Kota Malang SutiajiInovasi Persada untuk pajakberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru