Harga Tempe Naik 20 Persen, Perajin Kembali Produksi Setelah 3 Hari Mogok

Feb 24, 2022 09:52
Tahu dan tempe (Foto: Allrecipes)
Tahu dan tempe (Foto: Allrecipes)

JATIMTIMES - Perajin tahu dan tempe kembali akan produksi pada hari ini, Kamis (24/2/2022). Sebelumnya, mereka sempat mogok selama 3 hari secara serentak memprotes kenaikan harga kedelai.

Anggota Koperasi Produsen Tahu dan Tempe (Kopti) Jakarta Pusat Slamet Riadi mengatakan, sejak kemarin pihaknya telah menyiapkan 50 kilogram (kg) kacang kedelai untuk jualan hari ini.

Ia sengaja menurunkan produksi dari rata-rata sebelumnya yang mencapai 60 kilogram karena khawatir daya serap pasar akan menurun. Selain itu, Slamet khawatir dagangan tahu dan tempe kurang laris hari ini karena harga tahu dan tempe naik.

Dampak dari pandemi Covid-19 pun menekan daya beli warga.

"Jadi kalau untuk tahu itu kan sehari sebelum sudah produksi jadi siang ini sudah mulai produksi untuk penjualan besok, Kamis (24/2/2022)," kata Slamet.

Ia menjelaskan, harga tempe akan naik sekitar 20 persen atau Rp 1.000 per potong untuk ukuran 400 gram dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.000 per potong.

Sedangkan untuk harga tahu tidak berubah yakni kisaran Rp 500 per potong hingga Rp700 per potong sesuai ukuran dan jenis. Hanya saja, ukuran tahu diperkecil untuk mengimbangi kenaikan harga kedelai.

Meski mulai jualan lagi, tapi sebetulnya harga kacang kedelai di level perajin masih tinggi, yaitu Rp 12 ribu per kilogram dari harga normal Rp 10 ribu per kilogram. Jalan keluar dari kenaikan kedelai ialah menaikkan harga tahu dan tempe di level konsumen.

Meski bukan solusi jangka panjang, namun Slamet menyebut hal ini harus dilakukan agar perajin tidak rugi. Saat ini saja, perajin nyaris tak meraup keuntungan dari dagangannya.

Lebih lanjut, Slamet mengaku masih menaruh harapan pada pemerintah untuk menepati janjinya menstabilkan harga kedelai secepatnya.

"Kami masih berharap dengan janji pemerintah, untuk jangka pendek berupa subsidi atau apa tapi sesegera mungkin," pungkas Slamet. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Harga Kedelaiharga kedelai naikharga tempe naikharga tahu tempe

Berita Lainnya

Berita

Terbaru