Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Tingkatan Kapasitas SDM 120 Kader BKB Holistik Integratif

Feb 21, 2022 20:33
Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Sri Umiasih (kanan) bersama Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji (tiga dari kiri) di Ballroom Mahameru, Hotel Aria Gajayana Malang, Senin (21/2/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Sri Umiasih (kanan) bersama Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji (tiga dari kiri) di Ballroom Mahameru, Hotel Aria Gajayana Malang, Senin (21/2/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang menggelar penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi 120 kader Bina Keluarga Balita-Holistik Integratif (BKB-HI) di Kota Malang. 

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sri Umiasih menyampaikan, 120 peserta yang mengikuti gelaran penguatan kapasitas SDM terdiri dari beberapa unsur. 

"Terdiri dari Pokja 2 tingkat kelurahan hingga tingkat Kota Malang, Kader BKB se Kota Malang, perwakilan sekolah PAUD, anggota Himpaudi di lima kecamatan, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, dan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Malang," ungkap Sri Umiasih atau yang akrab disapa Umi kepada JatimTIMES.com, Senin (21/2/2022). 

Pihaknya menyebutkan, dalam penguatan kapasitas SDM yang diikuti oleh 120 Kader BKB-HI ini turut hadir tamu undangan yakni Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang Widayati Sutiaji. 

Lalu juga terdapat dua pemateri yakni Koordinator Bidang KS/PK Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Suhartuti dan akademisi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Program Studi Pendidikan Guru (PG) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Universitas Negeri Malang (UM) yakni Leni Gonadi. 

Tujuan digelarnya peningkatan kapasitas SDM terhadap Kader BKB-HI Kota Malang ini terdapat empat poin utama. Yakni melatih dan memberikan wawasan kepada kader BKB agar mampu memberikan penyuluhan kepada orang tua balita dan anggota keluarga lainnya; mendukung program tanggap berencana untuk mewujudkan program BKB Holistik Integratif; meningkatkan keberhasilan gerakan BKB dalam mendukung pengembangan SDM yang potensial; serta mendukung program PAUD Holistik Integratif di Kota Malang. 

Harapannya, dengan adanya kegiatan peningkatan kapasitas SDM Kader BKB-HI ini dapat meningkatkan kualitas Kader BKB agar lebih aktif dan kompeten dalam mendampingi orang tua balita.

"Memperdalam wawasan Kader BKB dalam menggunakan media interaksi, serta mengembangkan kemampuan imajinasi dan kepekaan perasaan bagi Kader BKB," terang Umi. 

Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji saat memberikan pengarahan kepada 120 Kader BKB-HI Kota Malang.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang sekaligus Bunda PAUD Kota Malang yakni Widayati Sutiaji menyampaikan, kegiatan BKB-HI menjadi satu kesatuan dengan program Bunda PAUD. Dengan dilakukan secara holistik integratif akan membantu penyampaian pesan secara maksimal. 

"Karena kalau sesuatu ditangani satu-satu, itu nggak maksimal, tapi kalau di integrasi mulai dari Posyandunya, BKB nya, terus PAUD nya Insya Allah itu akan menjadi kekuatan yang besar," ujar Widayati. 

Menurutnya, masih banyak orang tua di Kota Malang yang pasrah terhadap tumbuh kembang anak ketika sudah masuk dalam PAUD. Hal itu juga memengaruhi terhadap jalannya program pemerintah secara maksimal. 

Padahal orang tua merupakan orang terdekat bagi anak juga harus memerhatikan tumbuh kembang anak. Mulai dari pendidikan hingga kesehatannya. 

"Maka akhirnya disiasati kegiatan BKB dibersamakan dengan Posyandu. Kalau Posyandu kan orang tuanya pasti ngantar ke Posyandu, setelah itu ada meja untuk BKB. Jadi dari ke meja periksa anak, terakhir untuk orang tuanya, jadi nyambung," terang Widayati. 

Lebih lanjut, pihaknya berharap agar program BKB-HI dapat terus berjalan dan terwujud di Kota Malang. Karena jika sudah bergerak secara holistik integratif, maka mulai dari pendidikan, kesehatan hingga ketangguhan keluarga akan terwujud. 

"Insya allaah apa yang menjadi tugas kita, pembangunan di Kota Malang bisa sukses sesuai dengan harapan," pungkas Widayati. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Dinsos Kota Malangpeningkatan SDM

Berita Lainnya

Berita

Terbaru