Kejar Target, Pemkot Malang Terus Lakukan Penambahan Ruang Terbuka Hijau

Feb 20, 2022 15:19
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) lublik di Kota Malang masih jauh dari target. Upaya untuk menambah fasilitas itu kini tengah dioptimalkan.

Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mencatat, capaian RTH publik di Kota Malang masih tetap berada di angka 13 persen. Padahal, berdasarkan aturan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, sebuah daerah setidaknya harus memiliki minimal 20 persen RTH publik dan 10 persen untuk RTH private.

Tahun ini, setidaknya ada pembangunan taman baru dan revitalisasi salah satu taman yang siap dilakukan. Di antaranya, RTH Buring atau Alun-Alun Kedungkandang, Skate Park di bawab flyover Kedungkandang, dan Taman Balearjosari.

Langkah ini sebagai salah satu upaya untuk menambah RTH publik di Kota Malang. "Tahun ini ada tiga yang bakal kita bangun, termasuk pembenahan Taman Balearjosari itu," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto.

Dikatakannya, Taman Balearjosari ini merupakan salah satu taman yang pengelolaannya diserahkan kepada DLH Kota Malang. Lantaran kondisi yang sudah tak terurus, DLH bakal melakukan pembenahan.

"Itu memang ada taman yang pengelolanya di DLH, tapi nggak terurus. Maka kami benahi. Di sana nanti anggarannya sekitar Rp 600 jutaan. Proses masuk lelang," katanya.

Sedangkan Alun-Alun Kedungkandang pada tahun 2022 ini bakal dibangun tahap awal dengan anggaran ditaksir mencapai Rp 5 miliar. Sementara, Skate Park di bawah Flyover Kedungkandang ditaksir menghabiskan anggaran senilai Rp 800 jutaan. "Semua akan segera masuk lelang biar segera dibangun di tahun ini," jelasnya.

Selain mengoptimalkan pembangunan RTH baru ataupun pembenahan, Wahyu menyebut, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang. Hal itu berkaitan dengan lahan-lahan milik Pemkot Malang yang sekiranya bisa untuk dibangun RTH baru.

"Kita juga melakukan koordinasi terus dengan BKAD, mana aset-aset itu yang bisa dibuat taman mengarah ke RTH. Ini masih terus proses inventarisir, jadi dari 8.200 an aset itu, kalau sebagian bisa dibuat RTH akan memenuhi 20 persen nanti," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Ruang Terbuka HijauRuang Terbuka Hijau (RTH)Pemkot MalangDLH Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru