Sajadah Karakter Kartun Bikin Untung Warga Jombang hingga Ratusan Juta

Feb 15, 2022 11:51
Sajadah karakter buatan Sugiharto. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Sajadah karakter buatan Sugiharto. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JATIMTIMES - Sugiharto (41)  sukses dalam bisnis yang digelutinya malalui produksi sajadah karakter untuk anak-anak. Warga Lingkungan Geneng, Kelurahan Jombatan, Jombang, ini bisa meraup keuntungan dari produksi sajadah karakter hingga Rp 200 juta sebulan.

Sajadah buatan Sugiharto ini berbeda dengan sajadah pada umumnya yang biasa digunakan untuk salat orang dewasa. Sajadah yang satu ini dibikin dengan motif bergambar karakter film kartun anak-anak.

Untuk membuat sajadah khusus anak-anak ini, bapak lima anak tersebut terlebih dahulu membuat pola gambar berkarakter kartun anak-anak. Pola karateker seperti Upin Ipin, Tayo, Hallo Kitty hingga Spiderman itu ia cetak dalam kertas melalui mesin printer khusus.

Setelahnya, kertas tersebut kemudian diaplikasikan di atas kain bulu yang sudah dipotong dengan ukuran 45 x 90 cm. Baru setelah itu, kain dijahit untuk dirapikan.

"Yang sering dipakai karakter unik-unik yang disukai anak-anak. Seperti Upin Ipin, Tayo dan Spiderman. Kain yang kita pakai kain bulu. Ketika dipakai anak-anak, lebih halus," ujarnya saat ditemui wartawan di tempat produksinya, Jalan Jawa, Lingkungan Geneng, Kelurahan Jombatan, Jombang, Selasa (15/02/2022).

Sajadah karakter buatan Sugiharto ini mulai banyak peminatnya. Permintaan datang dari pasar online hingga mencapai 150 sajadah dalam sehari.

Permintaan sajadah karakter yang dibanderol Rp 23 ribu itu semakin meningkat menjelang bulan Ramadan seperti saat ini. Oleh karena itu, Sugiharto saat ini mulai menggenjot produksinya hingga 500 persen dari total produksi di hari biasa,  yaitu 200 sajadah. Sebanyak 80 karyawan ia pekerjakan dalam produksi sajadah karakter.

"Kalai hari-hari normal, kami produksi 200-300 sajadah. Kalau menjelang Ramadan, kami tambah produksi sampai 300-500 persen. Dari pengalaman Ramadan tahun lalu, permintaan bisa sampai 300-400 biji dalam satu hari," kata Sugiharto.

Usaha yang digeluti Sugiharto sejak awal 2021 itu kini menuai kesuksesan besar. Betapa tidak. Pria berusia 41 tahun itu sempat terpuruk kala bisnis kaus kaki dan seragam sekolahnya terdampak pandemi covid-19 karena kebijakan pemberlakuan pembelajaran daring.

Saat ini, bisnisnya tersebut bisa meraup keuntungan hingga Rp 70-80 juta satu bulannya. Sedangkan di momen bulan Ramadan bisa sampai Rp 200 juta omzet yang ia dapatkan dari produksi sajadah karakter tersebut.

"Kalau bisa dihitung rata-rata sekitar Rp 75-80 juta sebulan kalau hari-hari biasa. Kalau pengalaman Ramadan tahun lalu bisa sampai Rp 200 juta lebih," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Sajadah karakterBisnis sajadahSajadah buat anak anakSajadah karakter dari Jombang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru