Banjir Sampah di Eks TPA Lowokdoro, Disporapar Kota Malang: Bukan di Area untuk Destinasi Gantangan Burung

Feb 14, 2022 15:20
Banjir sampah di eks TPA Lowokdoro. (Foto: Istimewa).
Banjir sampah di eks TPA Lowokdoro. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Kondisi ini terbilang cukup memprihatinkan. Area eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lowokdoro banjir sampah. Bahkan, terdapat video banjir sampah yang ramai tersebar di grup chat dan diperbincangkan masyarakat. Padahal, lokasi ini disebut-sebut bakal menjadi salah satu destinasi wisata baru Gantangan Burung yang saat ini tengah berproses.

Kejadian tersebut ditanggapi oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni. Adanya banjir sampah ini, dikatakannya tidaklah berkaitan dengan lahan yang akan dijadikan lokasi destinasi wisata baru Gantangan Burung.

"Itu kan ada sungai, yang memang selama kita kesana selalu kering. Banjir sampahnya lewat situ. Nah, kalau yang dipakai kita sekarang ini (area destinasi wisata Gantangan Burung) bukan yang di tempat sampah itu, di sebelahnya POM," ujarnya, Senin (14/2/2022).

Dijelaskannya, semula pada saat lahan eks TPA Lowokdoro dialihfungsikan ke Disporapar Kota Malang, area yang banjir diperkirakan ikut menjadi bagian. Namun, setelah dilakukan pengecekan ke Badan Pertanahan, khusus lahan tersebut rupanya tidak ikut serta di dalamnya.

Karena itulah, kata perempuan yang akrab disapa Dayu ini, lahan terjadinya banjir sampah tersebut tengah diurus oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang agar bisa menjadi salah satu aset. Di mana, nantinya jika bisa dituntaskan akan dimungkinkan menjadi bagian untuk penambahan fasilitas area destinasi wisata Gantangan Burung.

"Letaknya itu kan memang diperbatasan, tapi lahan itu bukan milik Pemkot Malang ataupun Kabupaten Malang. Jadi saat ini, Pemkot tengah mengurusnya bersama dengan BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah) agar itu bisa menjadi aset kita. Yang untuk lahan pembuatan destinasi wisata itu di sebelahnya ya," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, semenjak eks TPA Lowokdoro ditutup, pengelolaan lahan memang dialihfungsikan ke Disporapar Kota Malang. Akan tetapi, berkaitan dengan pembuangan sampah, pihaknya juga berulang kali telah melakukan upaya pencegahan agar masyarakat tidak lagi sembarangan membuang sampah di lahan yang terbilang sangat krusial tersebut. 

"Ini (banjir sampah di eks TPA Lowokdoro) terjadi karena ada pihak yang masih tak bertanggungjawab. Sudah kita imbau berkali-kali, karena sudah ditutup. Tapi masih kalah sama masyarakat yang ngawur buangnya. Kami bersama Disporapar akan mencoba cari solusi bagaimana mengatasi pembuangan sampah liar itu," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
banjir sampahbanjir sampah di lowokdorowisata gantangan burungDisporapar Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru