Viral Video Aparat Adu Mulut dengan Warga Tolak Vaksin, Polisi Sebut Hanya Miskomunikasi

Feb 13, 2022 18:21
Aparat Petugas Vaksin Malah Robohkan Motor Warga dan Minta Surat-surat (Foto: Screenshot)
Aparat Petugas Vaksin Malah Robohkan Motor Warga dan Minta Surat-surat (Foto: Screenshot)

JATIMTIMES - Media sosial sempat digegerkan dengan video adu mulut seorang warga dengan polisi karena menolak divaksin Covid-19. Video itu pun langsung menjadi viral di media sosial.

Diketahui, peristiwa itu ternyata terjadi di Jember, Jawa Timur. Polisi yang adu mulut dengan warga tersebut adalah Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda.

"Betul, kapolsek," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli. 

Miftahul saat itu, bersama Bhabinkamtibmas serta puskesmas setempat sedang melaksanakan vaksinasi Covid-19 door to door. Gatot menyebut adu mulut itu hanya bagian dari miskomunikasi.

"Hanya miskomunikasi," terang Gatot.

Lebih lanjut, Gatot menyampaikan vaksinasi door to door itu dilakukan dalam rangka mempercepat target capaian vaksinasi di Jember. Pasalnya, masih ada masyarakat di Jember yang belum mau divaksin sehingga petugas memberikan edukasi.

Gatot lalu menjelaskan, polisi meminta kartu identitas warga untuk melakukan pendataan terhadap mereka yang belum divaksin. Namun saat itu warga tersebut tidak memiliki kartu identitas, sehingga petugas meminta surat kendaraan. 

"Kalau dia nggak punya surat keterangan, apa sajalah, SIM atau yang mungkin bisa didatakan. Karena dia nggak ada identitas. Ya namanya ungkapan masyarakat situ kan, harus penuh kesabaran dari kita," imbuh Gatot. 

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan aparat TNI dan polisi mengunjungi rumah warga viral di media sosial TikTok. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @kelyy_99. 

Dalam video itu, tampak beberapa orang, termasuk anggota TNI dan polisi yang datang ke rumah seorang warga. Awalnya, mereka ingin melakukan vaksinasi terhadap warga yang belum mendapatkan vaksin. 

Namun, kedatangan para petugas itu justru membuat pemiliki rumah geram. Bahkan, terlihat sepeda motor milik warga tersebut dirobohkan.

Selain itu, aparat juga meminta surat-surat sepeda motor seperti STNK dan BPKB. 

"Aksi vaksinan sampe ke motor, minta surat-surat, suratnya sudah tak keluarkan," ujar pemilik rumah sembari tertawa. 

“BPKBnya mana mbak?” tanya petugas. 

Pemilik rumah dan motor itu pun lantas bertanya apakah surat-surat yang diminta itu cocok dengan motor miliknya. Namun, petugas tidak menjawab dan terdengar ngotot meminta BPKB motor itu.

"Sampean itu petugas vaksin atau petugas motor," tanya pemilik rumah. 

"Petugas vaksin," jawab petugas yang mengenakan baju merah itu.

Pemilik rumah lantas menanyakan apa hubungannya petugas vaksin dengan sepeda motor sampai-sampai dirobohkan. Dalam video itu, pemilik rumah lalu mengatakan jika petugas masuk ke rumahnya tanpa izin. 

Bahkan, para petugas itu sampai masuk di ruang tamu dan membuka pintu rumah sendiri. 

"Sudah seperti maling berseragam guys," ujar wanita pemilik rumah itu.

"Masuk ke rumah saya tanpa izin, masuk ruang tamu loh, pintu saya tertutup, masuk tanpa izin," jelas wanita itu lagi. 

Menanggapi amukan wanita itu, seorang polisi mengatakan bahwa dirinya sudah memberi salam namun tidak ada jawaban. Sehingga mereka memutuskan masuk lewat pintu rumah belakang. 

Kemudian, petugas polisi itu menanyakan apakah orang tersebut sudah vaksin atau belum. 

"Tidak, belum vaksin saya," jawab wanita itu.

"Makane saya itu kesini, karena kita sayang sama masyarakat kita, kesehatan itu penting," jelas polisi itu. 

"Iya kesehatan penting, tapi kenapa motor saya sampai dijungkir balikan kayak gitu," tanya wanita itu. 

Polisi itu lalu menjawab peristiwa itu berawal dari pemilik rumah yang tiba-tiba marah. 

"Siapa yang nggak marah, sampean masuk ke rumah saya tanpa izin, buka kunci loh, masuk dari dapur loh pak," kata wanita itu sambil terus merekam polisi di depannya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
VaksinasiVaksinasi Covid 19vaksinasi door to doorvaksinasi jemberviral vaksinasi jembervideo viralberita viral

Berita Lainnya

Berita

Terbaru