Lolos ke Tahap II Penilaian PPD, Wali Kota Sutiaji Paparkan Progres Pembangunan Kota Malang

Feb 12, 2022 09:21
Wali Kota Malang Sutiaji saat pemaparan progres pembangunan Kota Malang di ruang rapat Bappeda Provinsi Jawa Timur. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji saat pemaparan progres pembangunan Kota Malang di ruang rapat Bappeda Provinsi Jawa Timur. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

JATIMTIMES - Proses penilaian dokumen perencanaan Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur dalam tahapan Penilaian Pembangunan Daerah (PPD) memasuki tahapan kedua. Dalam hal ini, Kota Malang turut serta masuk dalam proses ini untuk bersaing dengan kota/kabupaten lainnya.

Dalam proses kedua ini, Wali Kota Malang Sutiaji secara langsung memaparkan progres pembangunan di Kota Malang sepanjang tahun 2021 sekaligus proyeksi RKPD Kota Malang di tahun 2022 ini.

Pemaparan tersebut dilangsungkan kemarin (Jumat, 11/2/2022) di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur.

Sutiaji menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan terus membangun kolaborasi dengan konsep hexahelix. Yakni, sinergitas pentahelix yang meliputi pemerintahan, dunia usaha, akademisi, komunitas, media ditambah dengan lembaga keuangan. 

Hal itu, untuk mengakselerasi pembangunan di Kota Malang. Apalagi, situasi pandemi Covid-19 dinilai berdampak pada kontraksi ekonomi di seluruh daerah, terutama wilayah perkotaan yang mengalami aglomerasi dan berbasis perdagangan serta jasa.

"Dua hal itu yang banyak dibatasi pada masa pandemi ini. Namun Kota Malang berhasil mengatasi kedalaman kontraksi ekonomi tersebut melalui berbagai paket kebijakan dan stimulus ekonomi di daerah," ujar Sutiaji.

Hal itu terbukti, dengan Kota Malang yang di masa pandemi Covid-19 hanya mengalami kontraksi sebesar -2,26 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan Kota Surabaya sebesar -4,85 persen.

Kemudian, di tahun 2021, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Malang cukup tinggi di angka 9,65 persen. Namun secara komparatif rangking TPT Kota Malang di Provinsi Jawa Timur turun dari tertinggi pertama menjadi diurutan ketiga.

Sementara itu, angka kemiskinan di Kota Malang pada tahun 2021 sebesar 4,62 persen, angka indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 82,04,  sedangkan gini rasio di Kota Malang berada di angka 0,395.

Dari capaian tersebut, Sutiaji berharap kondisi ke depan akan terus membaik walaupun masih berbarengan dengan penanganan Covid-19.

"Saya berharap kondisi tersebut akan terus membaik meski kita masih berada di tengah-tengah situasi pandemi. Tentu, dengan bantuan dan dukungan dari semua sektor di Kota Malang saya yakin perekonomian Kota Malang akan terus bangkit," terangnya.

Selanjutnya, disampaikan Sutiaji, di tahun 2021 Kota Malang telah berhasil meraih predikat terbaik kedua kategori kota untuk PPD Terbaik Kabupaten / Kota Tingkat Provinsi Jawa Timur.

PPD ini merupakan kegiatan tahunan Kementerian PPN/ Bappenas yang dikoordinasikan oleh Deputi Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota, yang menunjukkan kinerja yang baik dalam perencanaan dan pencapaian pembangunan daerah.

"Prestasi ini ditandai dengan tersusunnya dokumen perencanaan yang berkualitas, pelaksanaan pembangunan yang sesuai dengan perencanaan, serta mampu berinovasi dalam mencapai sasaran pembangunan yang telah dilaksanakan di Kota Malang," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kota MalangSutiajiwali kota sutiajiWali Kota MalangWali Kota Malang Sutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru