Viral Kisah Seorang Pria 4 Kali Terkena Covid-19 karena Penyakit Autoimun

Feb 12, 2022 08:52
Seorang Pria 4 Kali Terkena Covid-19 (Foto: screeshot)
Seorang Pria 4 Kali Terkena Covid-19 (Foto: screeshot)

JATIMTIMES - Seorang pria bernama Rezki Achyana membagikan kisahnya yang sudah 4 kali terinfeksi Covid-19. Tak ayal, cerita Rezki ini pun langsung viral di media sosial.

Rezki mengaku awalnya terkena Covid-19 pada April 2020, tak lama setelah kasus pertama Covid-19 ditemukan di Indonesia. Saat itu Rezki yang tinggal di Jakarta melakukan isolasi mandiri selama 15 hari. 

Kemudian setelah dinyatakan sembuh, dia pindah dan tinggal di Batam. Pada Januari 2021 Rezki kembali terinfeksi Covid-19. Kala itu, varian Delta sudah ditemukan, tetapi belum ada temuan kasus di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga belum memasukkannya dalam kategori Variant of Concern (VoC).

Beruntung Rezki masih bisa sembuh hanya dengan isolasi mandiri selama 18 hari. Setelah sembuh Rezki mendapatkan vaksinasi Covid-19 dengan dosis dari vaksin AstraZeneca.

Namun lagi-lagi Rezki terdeteksi positif Covid-19 pada Agustus 2021. Ini adalah kejadian ketiga dan terjadi saat dirinya tinggal di Bangka.

Sampai terakhir Rezki kembali terkena Covid-19 varian Omicron pada Januari 2022. Di momen infeksi keempat ini Rezki mengaku gejala yang dialaminya lebih berat.

"(Gejala) saat COVID kesatu, kedua, dan ketiga mirip. Jadi demam, batuk, flu, sakit tenggorokan, tapi nggak ada sesak napas. Sementara di Omicron kalau kata orang-orang kan lebih ringan dan lebih cepat recovery-nya, tapi dari pengalaman saya Omicron malah paling lama dan paling gejalanya," kata Rezki. 

Saat terinfeksi Covid-19 keempat, Rezki mengaku dirinya sampai masuk HCU (High Care Unit) di Wisma Atlet. Dia mengaku memang memiliki mobilitas yang tinggi, tapi bukan karena suka jalan-jalan melainkan pindah tempat tinggal. 

Dia juga selalu berusaha menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah. Rezki beralasan mengapa dirinya begitu mudah terinfeksi karena memiliki penyakit autoimun multiple sclerosis. 

Dampak dari hal ini adalah tubuhnya tidak begitu efektif memproduksi antibodi yang biasanya terbentuk saat seseorang sembuh dari infeksi atau lewat vaksinasi.

"Jadi kalau punya autoimun itu, antibodinya nggak kebentuk. Memang mudah tertular. Jadi itu dibilang mudah tertular, sebenarnya semua orang punya risiko tertular, tapi ada yang bergejala ada yang tidak," ucap Rezki.

Lebih lanjut, seiring lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia akibat varian Omicron, Rezki mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dia yakin, protokol kesehatan bukan hanya untuk melindungi diri, melainkan juga orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
rezki achyanaomicronberita virallangganan covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru