Urai Macet Bangun Tiga Titik Underpass, Wali Kota Malang Sutiaji Beber Tahapannya

Feb 11, 2022 09:49
Suasana kemacetan di salah satu ruas jalan di Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana kemacetan di salah satu ruas jalan di Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menuntaskan persoalan kemacetan dengan membangun Underpass (Jalan Lintas Bawah) semakin matang. Kini, progres untuk realisasi pembangunan tersebut tengah memasuki tahapan penyusunan Detail Enginering Design (DED). Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji, Jumat (11/2/2022).

Adapun, rencana untuk pembangunan Underpass tersebut bakal ditempatkan di tiga titik lokasi. Namun, saat ini ada 2 titik yang menjadi prioritas, alasannya mempertimbangkan dari segi titik kemacetan paling tinggi di wilayah Kota Malang.

Pertama, yakni di kawasan simpang Blimbing atau pertigaan Masjid Sabilillah yang mempertemukan Jalan A. Yani dan Jalan Borobudur Kecamatan Blimbing Kota Malang.

"Kan sebenarnya ada tiga, tapi kita utamakan yang banyak titik crowded kemacetan itu. Itu yang  di Jl A Yani, dari utara nanti begitu dari fly over terus masuk Underpass sampai ke selatannya Telkom,  carefour. Itu titik pertama," ujar Sutiaji.

Kemudian, titik kedua yang juga tengah dipersiapkan adalah di kawasan MT Haryono. Yang mana, Underspass ini nanti bakal jadi penghubung  mulai dari Jl Mayjend Pandjaitan hingga Jl MT Haryono tersebut. "Yang kedua ini nanti dari Jl Mayjend Pandjaitan itu sampai ke MT Haryono," terangnya.

Selain kedua kawasan tersebut, Sutiaji mengatakan, ada lagi satu usulan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, yakni di kawasan Kecamatan Sukun. Namun, hal ini masih menunggu kajian lebih lanjut dari tim ahli. "Memang yang prioritas 2 itu, tapi ada lagi yang ngusulkan Dishub di Sukun. Itu kan crowded-nya luar biasa, seperti di Klayatan itu ya," katanya.

Lebih jauh, kapan realisasi mulai pembangunan Underpass tersebut dilaksanakan, Sutiaji belum menjabarkan lebih detail. Untuk saat ini, Ia masih menunggu hasil final dari DED yang berproses.

Setelah hal itu tuntas, barulah rencana pembangunan Underspass yang dinilai sebagai salah satu upaya untuk mengurai kemacetan di wilayah Kota Malang ini bakal dilakukan. "Jadi belum ya, anggaran juga belum. Saya nggak mau prediksi, sekarang tahap DED dulu," tandasnya.

Untuk diketahui, wacana pembangunan Underpass ini sempat dibahas sejak tahun 2020 lalu. Namun, tahun ini Pemkot Malang kembali menseriusinya untuk bisa direalisasikan. Hal ini guna mengatasi akan persoalan kemacetan yang tak berkesudahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kota Malang Macetmalang macetSutiajiWali Kota Malang Sutiajiwali kota sutiajiunderpass kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru