17 Februari Tersangka Dugaan Mark Up Lahan SMAN 3 Kota Batu ES dan NIS Disidang

Feb 10, 2022 17:23
ES dan NIS saat ditangkap dan ditahan.
ES dan NIS saat ditangkap dan ditahan.

JATIMTIMES - Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi terkait dengan pengadaan tanah pembangunan SMAN 3 Kota Batu bakal disidangkan pada 17 Februari mendatang. Sidang akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Pihak Kejaksaan Negeri Kota Batu berupaya agar berkas bisa dirampungkan, supaya proses persidangan bisa digelar. Berkas pun telah dilayangkan beberapa hari yang lalu.

“Alhamdulillah, untuk perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan SMAN 3 Kota Batu ini sudah mendapatkan kabar dan akan disidangkan pada 17 Februari nanti,” ungkap Kajari Kota Batu, Supriyanto.

Sebelumnya tersangka ES melalui Kuasa Hukumnya Sentot Yusuf Patrikha, mengajukan gugatan atau permohonan Praperadilan ke Pengadilan Negeri Malang. ES mengajukan gugatan dengan alasan penetapan tersangka pada dirinya tidak sah.

“Tindakan penahanan yang dilakukan Penyidik Kejaksaan Negeri Batu atas diri tersangka ES juga tidak sah, serta minta untuk dibatalkan, sebagaimana gugatan/permohonan Praperadilan register No. 2/Pid.Pra/2021/PN.Mlg tanggal 29 September 2021,” ucap Supriyanto.

Terhadap permohonan Praperadilan tersangka ES, Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Batu telah memberikan jawaban dan membuktikan di depan persidangan bahwa tindakan penetapan tersangka ES dan penahanan terhadap ES sudah sah. Itu juga sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Setelah proses persidangan praperadilan berjalan, akhirnya pada Senin (18/10/2021) lalu hakim tunggal yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut, menjatuhkan putusan. Putusan yang diambil adalah menolak seluruh permohonan ES dalam gugatannya.

“Dan menyatakan bahwa penetapan tersangka ES dan penahanan tersangka ES adalah sah menurut hukum,” imbuh Supriyanto. Dalam pertimbangan hukumnya hakim telah menimbang, hingga penetapan pemohon sebagai tersangka sudah benar dan tepat sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sedang, Edi Setiawan (ES) dan Nanang Istiawan (NIS) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kota Batu dalam kasus dugaan mark up pengadaan lahan SMAN Negeri Kota Batu. Dalam kasus ini diduga mereka telah merugikan keuangan negara mencapai Rp 4,080 miliar.

ES dan NIS merupakan warga Kota Malang. Ternyata ES sebelumnya pernah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2017 silam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
korupsi kota batuTindak Pidana Korupsi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru