Wali Kota Sutiaji Imbau Tiap OPD Tumbuhkan Budaya One Agency One Innovation

Jan 26, 2022 18:40
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan pengarahan kepada peserta workshop pelaksanaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2022 di Harris Hotel and Conventions Malang, Rabu (26/1/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan pengarahan kepada peserta workshop pelaksanaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2022 di Harris Hotel and Conventions Malang, Rabu (26/1/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji terus mengimbau kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk menumbuhkan budaya One Agency One Innivation. Yakni masing-masing perangkat daerah atau unit kerja minimal memiliki satu inovasi setiap tahun. 

Imbauan tersebut disampaikan Sutiaji saat menghadiri acara workshop pelaksanaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2022 di Harris Hotel and Conventions Malang, Rabu (26/1/2022). 

"Inovasi tidak bisa dilepaskan dari interaksi, baik internal diri untuk introspeksi, maupun hubungan eksternal antar lembaga dan masyarakat untuk mendengar kebutuhan," ungkap Sutiaji saat memberikan pengarahan. 

Menurut orang nomor satu di Pemkot Malang ini, berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh perangkat daerah untuk dapat diimbangi dengan peningkatan kinerja dari segi jumlah dan kemanfaatan inovasi. 

"Tahun lalu saya catat baru 62 inovasi yang masuk kompetisi.  Kita tidak boleh kalah dari daerah lain yang bisa menembus ratusan inovasi per tahun," terang Sutiaji. 

Namun, meskipun mendorong untuk masing-masing perangkat daerah atau unit kerja dalam membuat inovasi, pihaknya juga berharap agar inovasi yang dicetuskan dapat bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat luas Kota Malang. 

Saat foto bersama.

Sebagai informasi, terdapat beberapa inovasi dari Kota Malang yang tercatat meraih prestasi di kancah nasional. Diantaranya Bank Sampah Malang "Emas Hitam di Balik Tumpukan Sampah" dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang yang menempati Top 25 Nasional 2015. 

Kemudian ada Layanan Pojok Braille (LAPO BRA) dari Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang dengan menempati Top 99 Nasional 2017 hingga Braille E-Ticket and Extraordinary Access for Visual Disabilities (BREXIT) dari Puskesmas Janti yang menduduki Top 45 Nasional 2019.

Selain itu, terdapat prestasi yang kembali ditorehkan oleh Kota Malang. Yakni melalui inovasi Sekolah Pasar Pedagang Cerdas (Sepasar Pedas) yang masuk dalam Top 45 Nasional 2020 dan Si Ikan Nila dari Kelurahan Bakalan Krajan yang menempati posisi Top 45 Nasional 2021.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Malang Boedi Utomo menyampaikan, pelaksanaan workshop KIPP Kota Malang Tahun 2022 digelar sebagai ajang pembukaan kompetisi inovasi yang akan digelar di tingkat kota sejak Bulan Februari hingga Bulan April 2022. 

"Nantinya inovasi-inovasi terpilih akan kami bawa ke tingkat provinsi dan pusat yang akan dimulai sekitar Maret hingga September," ujar Boedi. 

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan dalam pelaksanaan workshop KIPP Kota Malang Tahun 2022 digelar dalam sembilan kategori. Yakni pengentasan kemiskinan; pendidikan; kesehatan; ketahanan pangan; pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja; pemberdayaan masyarakat; pelayanan publik responsif gender; perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup; serta tata kelola pemerintahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
SutiajiWali Kota MalangKompetisi Inovasi Pelayanan Publik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru