Usung Transformasi Digital, Mercy Corps Indonesia dan DANA Dukung Pemberdayaan UMKM di Malang

Jan 19, 2022 19:34
Executive Director Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis bersama Chief People and Corporate Strategy Officer DANA Agustina Samara saat menunjukkan MoU di ballroom Savana Hotel and Convention, Rabu (19/1/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Executive Director Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis bersama Chief People and Corporate Strategy Officer DANA Agustina Samara saat menunjukkan MoU di ballroom Savana Hotel and Convention, Rabu (19/1/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dengan mengusung transformasi digital dalam pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Malang Raya, Mercy Corps Indonesia (MCI) dan DANA melakukan penandatanganan kesepakatan.

Kegiatan tersebut juga dilatarbelakangi oleh kondisi yang tercermin pada tingkat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur pada Triwulan III tahun 2020, hanya mencapai 3,75 persen. Prosentase ini jauh di bawah rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019 yang berada di angka lima persen.

Padahal, UMKM berkontribusi lebih dari 50% terhadap perekonomian Jawa Timur. Kehadiran Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu sebagai salah satu pusat pendidikan, pariwisata, serta industri bahkan turut menyumbang besar pada bertumbuhnya jumlah pelaku UMKM.

Penyerahan QRIS kepada perwakilan peserta Program Camelia.

Melihat potensi UMKM ini, diperlukan penguatan literasi digital lewat sinergi berbagai industri agar UMKM mampu berkembang dan beradaptasi di masa pandemi Covid-19.

Dengan dukungan VISA Foundation, Mercy Corps Indonesia (MCI) melalui program Covid-19 Recovery for Women-led Small Businesses in Greater Malang (Camelia) yang difokuskan pada program pemberdayaan bagi pengusaha perempuan terdampak Covid-19, menggandeng DANA untuk mengoptimalkan kebutuhan UMKM terhadap pemanfaatan layanan keuangan digital.

"Program Camelia sebagai sarana edukasi, peningkatan keterampilan dan berjejaring, harapannya dari program yang sudah kami lakukan dapat memberikan kemudahan dan pemberdayaan pelaku usaha agar dapat beradaptasi dan terus mengembangkan usahanya," ungkap Ade, Rabu (19/1/2022).

Sementara itu, Chief People and Corporate Strategy Officer DANA Agustina Samara menyampaikan, Program Camelia sejalan dengan komitmen DANA yang terus mendukung penuh perempuan Indonesia dalam memperoleh akses ekonomi digital yang inklusif, termasuk pada sektor UMKM.

Foto bersama.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, prosentase perempuan yang bekerja di sektor UMKM mecapai 50 persen. Maka dari itu, pemberdayaan perempuan pada sektor UMKM menjadi penting, mengingat peran perempuan tidak hanya menjadi pahlawan ekonomi keluarga namun juga pahlawan ekonomi nasional.

Pihaknya menyampaikan, peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia khususnya untuk perempuan melalui pemanfaatan dompet digital terus dilakukan oleh DANA. Yakni menciptakan produk digital yang inklusif untuk semua gender, menjangkau pelaku usaha perempuan sebagai roda penggerak ekonomi, dan melakukan edukasi literasi keuangan digital yang berkelanjutan.

"Selama masa pandemi, kami sadar bahwa digitalisasi makin dibutuhkan untuk menopang keberlangsungan UMKM melalui sinergi antar industri, termasuk Mercy Corps Indonesia," ujar Agustina.

Produk UMKM di Program Camelia.

Antusiasme kerja sama ini tidak hanya dirasakan oleh DANA sebagai perusahaan, namun juga dirasakan oleh karyawan DANA yang tergabung dalam program sukarela karyawan "DANA Untuk Negeri". Di mana dengan program tersebut pihaknya akan turun langsung memberikan pelatihan dan mentransfer ilmu yang dimiliki agar UMKM di Jawa Timur semakin mandiri dan berdaya.

Sementara itu, rangkaian program edukatif dan informasi yang diterima peserta Program Camelia berupa sosialisasi dan pelatihan mengenai dompet digital DANA, khususnya yang berkaitan dengan jenis fitur yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan usaha serta mempermudah pencatatan transaksi digital. Lalu juga terkait inklusi keuangan, literasi keuangan dan kewirausahaan secara digital.

Salah satunya adalah fitur DANA Bisnis. Fitur tersebut saat ini telah menjangkau lebih dari 400.000 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan DANA Bisnis, pelaku usaha dapat mengajukan pembayaran dengan nyaman dan aman melalui penggunaan QRIS kepada konsumen.

Program Camelia yang dilaksanakan oelh MCI sejak April 2021 hingga bulan Februari 2022 mendatang. Ditargetkan dapat menjangkau 300 perempuan pengusaha mikro dan kecil di Malang Raya.

Pelaksanaan program CAMELIA di Malang Raya berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan Kota Malang, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu, Pemerintah Daerah di Malang Raya, Lembaga Keuangan Formal, Universitas, Instansi serta komunitas UMKM di Malang Raya.

"Kerja sama antara Mercy Corps Indonesia dan DANA diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas berbasis gender dan literasi keuangan digital para peserta serta kelak menggerakkan kembali roda perekonomian Jawa Timur di tengah kondisi pandemi Covid-19 sehingga dapat berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Agustina.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Mercy Corps IndonesiaBadan Pusat Statistikdana untuk negeri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru