Satpol PP Catat Ada Penurunan Kepatuhan Masyarakat pada Prokes

Jan 17, 2022 18:55
Operasi yustisi yang digelar Satpol PP bersama TNI Polri belum lama ini. (Foto: Istimewa)
Operasi yustisi yang digelar Satpol PP bersama TNI Polri belum lama ini. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang ternyata masih menjadikan operasi yustisi sebagai salah satu instrumen untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Setidaknya, hal tersebut bisa tetap menjaga kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (prokes). 

Menurut Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, dalam beberapa waktu terakhir terpantau ada sedikit penurunan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker. 

"Seperti beberapa waktu lalu, ada sekitar 50 orang yang kedapatan melanggar karena tidak menggunakan masker. Rata-rata mereka membawa, tapi sengaja tidak dipakai," ujar Firmando. 

Tentunya, beberapa pelanggar yang kedapatan tidak menggunakan masker saat operasi yustisi tersebut juga diberi sanksi. Meskipun hanya berupa sangsi sosial, pihaknya berharap hal itu bisa membuat jera. Terutama muncul pemahaman bahwa Covid-19 juga masih perlu diwaspadai. 

"Karena kita harapannya juga bisa mengedukasi masyarakat. Jadi sangsi sosial saja seperti membersihkan atau push up misalnya. Tapi kalau jumlah pelanggarannya naik, bisa saja nanti sangsi denda bisa kami berlakukan lagi," terang Firmando. 

Dari sejumlah pelanggar yang ditindak, sebagian mengatakan bahwa alasan mereka tidak menggunakan masker adalah karena menganggap Covid-19 sudah tidak ada. 

Sementara itu, titik-titik yang masih menjadi sasaran dalam setiap operasi yustisi ini adalah tempat-tempat yang memang masih menjadi pusat keramaian. Termasuk tempat wisata, yang sudah mulai kembali ramai dikunjungi wisatawan. 

Di sisi lain, kendati sempat menurun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mencatat bahwa jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malang masih di urutan teratas untuk lingkup Jawa Timur. Dikutip dari akun twitter @JatimPemprov, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malang sebanyak 22 kasus. Sama dengan jumlah kasus aktif di Kabupaten Pasuruan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Operasi Yustisioperasi yustisi kabupaten malangSatgas Covid 19 Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru