Penuh Keguyuban, Asesor LAMPT-KES Kagum dengan Atmosfer Akademik UIN Malang

Jan 14, 2022 18:06
Asesor LAMPT-KES dr Titi Savitri Prihatiningsih MA M Med Ed PhD bersama Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Zainuddin MA (Ist)
Asesor LAMPT-KES dr Titi Savitri Prihatiningsih MA M Med Ed PhD bersama Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Zainuddin MA (Ist)

JATIMTIMES - Tim Assesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAMPT-KES) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) merasa kagum dengan atmosfer akademik di kampus berlogo Ulul Albab tersebut.

Kekaguman tersebut disampaikan tim Asesor LAMPT-KES dr Titi Savitri Prihatiningsih MA M Med Ed PhD usai melakukan asesmen Pendikan Dokter dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Ia bersama tim asesor lain, yakni Dr Sugito Wonodirekso MS dan Dr dr Ahmad Yudianto Sp FM(K) SH MKes merasa sambutan dari civitas UIN Maliki Malang begitu luar biasa dan meriah. 

Bahkan, pihaknya terkagum dengan keramahan dan keguyuban yang begitu kental, dengan guyonan penuh keakraban dari seluruh civitas UIN Maliki Malang. Dan hal ini, menurutnya juga merupakan hal yang jarang terjadi. 

"Di sini suasana kepemimpinannya begitu guyub dengan guyonan(candaan) yang akrab, mulai dari rektor sampai para dekannya terlihat sangat kompak," ungkapnya beberapa waktu lalu. 

1

Lanjut dr Vitri, dengan keguyuban yang terjalin, tentunya berpengaruh pada semangat kerja dari para jajarannya. Imbasnya, tentu tatanan perubahan dan kemajuan dari UIN Maliki Malang akan berkembang dengan baik. Potensi akademik dan atmosfer yang tercipta, tentunya akan mampu segera mewujudkan World Class Islamic University

"UIN Maliki ini sungguh luar biasa, meski sudah beberapa kali berkunjung di sini dan saya terkesan sampai saat ini begitu pesat perkembangannya, apalagi nanti akan bertransformasi dari BLU ke PTN-BH pastilah akan lebih kompleks kemajuannya," ungkapnya.

Pihaknya berharap, hasil asesmen lapangan untuk Prodi Pendikan Dokter dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) mendapatkan nilai yang terbaik sesuai dengan yang diharapkan. 

Sebelumnya, tiga asesor melakukan kunjungan ke sejumlah sarana pendidikan terkait, di antaranya RSU Karsa Husada Batu selaku Rumah Sakit Pendidikan Utama, RSUD Saiful Anwar Malang selaku Rumah Sakit Jejaring/Afiliasi, sejumlah Puskesmas di Kota Batu, Ma’had/Asrama Mahasiswa Kedokteran di Kampus 2 UIN Malang, serta sejumlah laboratorium dan fasilitas kegiatan kemahasiswaan yang ada di Kampus 3 FKIK UIN Malang

Kemudian dilakukan pengecekan dokumen, klarifikasi dan kerja mandiri oleh asesor serta ditutup dengan penyampaian rekomendasi dan penandatanganan berita acara.

"Biasanya FK yang baru lahir akan menemui banyak sekali hambatan, mulai dari sulitnya memperoleh dukungan dari Rumah Sakit Pendidikan, sarana prasarana yang terbatas, dan lain sebagainya. Namun saya sama sekali tidak melihat itu terjadi pada FKIK UIN Malang, semua sangat mendukung kemajuan fakultas ini, mulai dari pihak rektorat hingga pihak eksternal," pungkasnya.

Topik
UIN MalangFKIK UIN MalangUIN Maliki Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru