Gus Nur Makan Pisang Sesajen, Benarkah Bentuk Intoleran?

Jan 13, 2022 21:32
Momen Gus Nur saat makan pisang sesajen (foto: potongan video Tiktok)
Momen Gus Nur saat makan pisang sesajen (foto: potongan video Tiktok)

JATIMTIMES - Nur Sugik alias Gus Nur kembali membuat heboh. Hal itu setelah sebuah video yang mirip dirinya viral di berbagai lini media sosial, terutama TikTok. Dalam video berdurasi singkat itu, tampak ia memakan sesajen yang diletakkan di bawah pohon besar.

Video itu viral setelah baru-baru ramai diperbincangkan tentang seorang yang diketahui intoleran karena membuang dan menendang sebuah sesajen. Hal tersebut diketahui ada di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang atau tepatnya dekat dengan wilayah yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

Pria itupun dikecam banyak kalangan hingga Bupati Lumajang Thoriqul Haq memerintahkan kepada anggotanya agar mencari orang tersebut.

Usai kasus tersebut mencuat, kali ini justru Gus Nur yang membuat video dan diunggah oleh akun Tiktok bernama @fardilahasiyah. Disitu, tergambarkan jelas bahwa pria mirip Gus Nur memakan pisang dari sesajen tersebut.

Mulanya, Gus Nur berjalan menuju sebuah pohon yang sangat besar. Belum diketahui di mana letak pohon tersebut berada.

“Saya lihat kok ada sesajen disini ya, oke ada sesajen. Ooo kok disembunyikan disini sesajen nya,” kata Gus Nur sembari mengambil sesajen itu.

Setelah mengambil sesajen itu, Gus Nur memulai mengeluarkan ceramahnya didepan kamera. Ia mengimbau agar umat muslim agar tidak membuat sesajen untuk keinginan tertentu.

“Oke begini saudaraku, poin pertama orang Islam jangan melakukan hal seperti ini. Hancur akidahmu, hancur imanmu, hancur duniamu, hancur akhirat mu. Tapi kalau ketemu seperti ini jangan lantas dibuang, ditendang,” kata Gus Nur pada video tersebut.

“Ini haram hukumnya kalau di makan. Tapi ini subhat, apa itu subhat, tidak jelas. Siapa yang naruh, pakai uang apa, jangan-jangan belinya pakai uang haram. Maka tidak baik, jadi jangan di makan,” tambah Gus Nur.

Namun Gus Nur justru mengaku berani untuk makan makanan dari sesajen. Kemudian ia mengambil satu pisang dan dilahap tanpa rasa takut.

“Tapi kalau saya, ini kadang mbeling kadang nakal. Bagi saya, ini saya berani makan ini, mubadzir kalau tidak di makan,” ungkap Gus Nur.

Gus Nur pun mengaku bahwa makanan yang dibuat untuk sesajen tidak berbahaya. Atau dalam hal ini bukan makanan untuk gaib.

“Lho Gus Nur jangan dimakan, haram, ini kan bekasnya demit, genderuwo. Justru saya berani makan karena believe sistemku, saya meyakini kalau itu bukan bekas demit. Karena demit gak makan pisang, dewa setan itu gak makan pisang,” tutur dia.

Topik
Gus Nurmenendang sesajensesajen semeruGunung Semeruhukum sesajenSamsat malang selatan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru