Cegah Omicron, BINDA Jatim Gelar Vaksinasi Masal di Pakis

Jan 13, 2022 21:27
Proses vaksinasi di Balai Desa Asrikaton.(Foto: Istimewa).
Proses vaksinasi di Balai Desa Asrikaton.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Badan Intelijen Negara (BIN) turut berkontribusi dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. Terlebih dengan munculnya varian baru Covid-19, yakni Omicron. Hal tersebut salah satunya dilakukan dengan memasifkan kegiatan vaksinasi.

Seperti kegiatan vaksinasi masal yang digelar di Balai Desa Asrikaton,.Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (13/1/2022). Kegiatan yang digelar oleh BINDA Jawa Timur ini, dikhususkan untuk vaksinasi dosis kedua.

"Pelaksanaan vaksinasi massal dosis dua ini merupakan bentuk sinergitas BIN dan Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, dengan menggunakan vaksin jenis Astrazeneca (AZ)," ujar Kepala Desa (Kades) Asrikaton, Supaadi, saat ditemui di lokasi pelaksanaan vaksinasi.

Ia menuturkan, pelaksanaan vaksinasi tersebut tentunya juga dimaksudkan agar kekebalan komunal atau Herd Immunity di Kabupaten Malang semakin terbentuk. Di mana hal tersebut, juga sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Bupati Malang HM. Sanusi

"Kami berterima kasih kepada semua pihak TNI, Polri, Dinkes termasuk BIN yang terus mendukung kegiatan vaksinasi masal di wilayah Kecamatan Pakis, khususnya Desa Asrikaton," imbuh Supaad.

Menurutnya, dengan adanya dukungan dari semua pihak dalam kegiatan vaksinasi, perekonomian di Kabupaten Malang juga diharapkan bisa berangsur pulih, seiring dengan terbentuknya Herd Immunity yang semakin kuat. Dirinya juga berharap agar warganya bisa turut aktif dalam mensukseskan upaya tersebut. 

"Kami berharap semua warga Pakis, khususnya Desa Asrikaton untuk segera ikut vaksin, bagi yang belum ikut dimohon aktif datang ke Puskesmas, agar kita bisa melaksanakan aktivitas yang menunjang perekonomian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," tegasnya.

Sementara itu, Koodinator Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk pelaksanaan vaksinasi massal, dari Puskesmas Pakis, Dr. Fahrizal Hylmi, mengatakan vaksinasi ini merupakan kegiatan lanjutan dari dosis I yang diperuntukkan bagi masyarakat umum yang sudah digelar sebelumnya. 

Di mana pada dosis pertama beberapa waktu lalu, tercatat ada sebanyak 428 warga yang divaksin. Dan pada hari ini, setidaknya ada 500 dosis vaksin yang disiapkan. 

Dr. Fahrizal menegaskan, dalam setiap pelaksanaan vaksinasi massal, banyak ditemukan kendala khususnya tentang administrasi kependudukan, dimana ada warga yang status domisili masih menggunakan alamat lama. Namun begitu menurutnya, capaian vaksinasi di wilayah Kecamatan Pakis sudah hampir 100 persen dari jumlah penduduk di wilayah kecamatan setempat.

"Kendala kami di lapangan itu ada, seperti administrasi kependudukan, tapi kami tetap berusaha melayani semua warga untuk tetap mendapatkan vaksin. Capaian vaksin lansia wilayah Pakis sudah 100 persen dari jumlah penduduk lansia 6.700 jiwa, untuk masyarakat umum hampir 100 persen, karena ada warga yang Komorbid, dan status domisili warga yang masih menggunakan alamat lama," ujarnya.

Topik
VaksinasiVaksinasi Covid 19Vaksin Covid 19Kabupaten MalangBupati Malang HM Sanusi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru