Daftar 29 Daerah di Jatim yang Boleh Jalani Vaksinasi Booster

Jan 12, 2022 20:47
Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Malang.(Foto: Istimewa).
Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Malang.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Vaksinasi booster secara bertahap mulai dilakukan sejak Rabu (12/1/2022) hari ini. Pemerintah juga telah menyiapkan setidaknya 350 juta lebih vaksin untuk vaksinasi booster, yang bakal disiapkan hingga 6 bulan ke depan.

Presiden Joko Widodo memutuskan  bahwa vaksinasi dosis ketiga Covid-19 akan diberikan gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia. Upaya ini penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat mengingat virus Covid-19 yang akan terus bermutasi. 

Melalui akun instagram @khofifah.ip, Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga mengimbau agar masyarakat yang telah memenuhi syarat bisa segera mendatangi akses layanan kesehatan terdekat untuk melakukan vaksinasi secara gratis. 

Di dalamnya juga disebutkan bahwa vaksinasi dosis booster boleh dilakukan di daerah yang capaian vaksinasinya sudah 70 persen untuk dosis pertama, dan setidaknya sudah mencapai 60 persen dosis pertama bagi lansia. Kemudian juga minimal 6 bulan setelah vaksin primer dosis 1 dan 2. 

"Yang telah vaksin dua kali dan telah cukup waktu silahkan akses layanan kesehatan terdekat," ujar Khofifah melalui akun instagramnya. 

Selain itu, di Jawa Timur ternyata dari total 38 daerah yang ada, hanya ada 29 kabupaten/kota yang diperbolehkan untuk melakukan vaksinasi booster atau dosis ketiga. 

Sebanyak 29 daerah tersebut terdiri dari 21 kabupaten dan 8 kota. Di antaranya adalah Kabupaten Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Gresik, Jombang, Kediri, Lamongan, Kabupaten Madiun, Magetan, Malang, Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Pacitan, Ponorogo, Probolinggo, Sidoarjo, Trenggalek, Tuban dan Tulungagung. 

Sedangkan 8 kota yang sudah diperbolehkan melakukan vaksinasi dosis ketiga adalah Surabaya, Mojokerto, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Pasuruan dan Probolinggo.

"Vaksin dosis ketiga telah diberikan ke tenaga kesehatan. Setelah nakes, vaksin akan diberikan kepada front line atau pelayanan publik," imbuh Khofifah. 

Topik
lomba kampung berspencurian kounter hpKabupaten MalangPresiden Joko WidodoKhofifah Indar ParawansaBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru