Bread Essence Luncurkan Single "No Mercy" dengan Sajian Eksperimen yang Berani

Jan 09, 2022 18:32
Para personel Bread Essence. (Foto: Dok. Bread Essence)
Para personel Bread Essence. (Foto: Dok. Bread Essence)

JATIMTIMES - Salah satu unit Skapunk asal Malang yakni Bread Essence tampak cerdas dan sangar dalam meramu serta mengemas single terbarunya yang baru saja diluncurkan bertajuk "No Mercy". 

Eksperimen dari Bread Essence kali ini benar-benar berani. Bagaimana tidak, dua genre musik yang sangat fenomenal yakni Skapunk dan Metal, diramu dengan iringan brass section serta violin hingga lantunan musik orkestra pun juga teedengar dari single "No Mercy". 

Dalam meramu single "No Mercy" Bread Essence diperkuat oleh Rio Armand (Bass dan Vocal), Rizal Nandha (Rthym Guitar), Afif Ubaydilah (Lead Guitar), Liling Agustin (Violin), Aditya Budi (Trumpet), Novaldo Tirta (Trombone) dan Hisyam (Drum). 

Aldo sang penulis lirik dari "No Mercy" ini mencoba mengungkapkan rasa amarah yang telah terpendam dengan menuangkan dalam komposisi musik yang khas dengan Bread Essence. 

"Lagu ini menceritakan tentang cara kita, dalam menyikapi hidup yang memang tidak mudah ditebak dan penuh dengan jebakan," ungkap Aldo kepada JatimTIMES.com, Minggu (9/1/2022). 

Selesai dengan lirik yang ditulis oleh Aldo, Rizal Nandha menuturkan, Bread Essence ingin mencoba bereksplorasi didalam sound shaping dengan membawa referensi sound dan riff dari beberapa Band Hardcore yang sering didengarkan beberapa bulan ke belakang. 

"Sehingga single ini terdengar sedikit lebih gelap dari track terakhir di Album Sublimate Differences bertajuk Fragmen," kata Rizal. 

Artwork No Mercy - Bread Essence.

Bread Essence pun kembali mempercayakan proses recorded, mixing dan mastering di Creatorikos Studio. Selain itu sajian artwork dari "No Mercy" Bread Essence kembali menuju Aldo sang trombonist untuk menuangkan amarah single "No Mercy" dalam karya visual. 

Debut single "No Mercy" ini merupakan gerbang pembuka menuju peluncuran Extended Play (EP) atau mini album Bread Essence di tahun 2022 yang bertajuk "Devour Sanity". 

Produktivitas Band Ska ini merupakan salah satu bentuk eksistensi bahwa musik Ska masih bergemuruh di ranah musik underground Malang.

Dengan sajian musik yang begitu gahar dan penuh eksplorasi ini, Bread Essence tidak akan memberi ampun telinga para pendengar dalam menikmati musik yang disuguhkan, sesuai judul pada single terbaru yakni "No Mercy". 

Topik
Musik skamusik ska kota malangBread Essence

Berita Lainnya

Berita

Terbaru