Perumda Jasa Yasa Segera Launching Paket Wisata

Jan 08, 2022 17:05
Ilustrasi rafting. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi rafting. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Jasa Yasa Kabupaten Malang berencana segera meluncurkan inovasinya. Salah satunya adalah berupa paket wisata. Hal tersebut dinilai dapat mendongkrak potensi wisata yang memang pengelolaannya di bawah Perumda Jasa Yasa

Salah satu sasaran yang bakal dibidik dalam paket wisata itu adalah wisatawan-wisatawan yang datang dengan rombongan. Baik dari kalangan pemerintah, swasta, komunitas dan juga kalangan lainnya. 

"Jadi kita akan membuat EO (Event Organizer) yang bisa melayani paket wisata. Jadi misalnya wisatawan yang dari kantor-kantor, baik itu pemerintahan atau swasta," ujar Plt Direktur Utama (Dirut) Perumda Jasa Yasa, Husnul Hakim Syadad. 

Pria yang akrab disapa Husnul ini menjelaskan, bahwa paket wisata tersebut nantinya diharapkan bisa mengoneksikan deretan wisata yang dikelola oleh Perumda Jasa Yasa. Seperti Pemandian Dewi Sri, Pantai Ngliyep, Pantai Balekambang dan beberapa tempat wisata lainnya. 

"Misalnya wisatawan ini ingin rafting, ya kita ajak ke Dewi Sri, di sana kan kita punya Pujon Rafting. Lalu misalnya setelah rafting mau ke pantai atau outbond ya bisa langsung kita layani," terangnya.

Rencananya, inovasi tersebut akan dilaunching pada bulan Januari ini. Dan akan dibarengkan dengan launching logo baru Perumda Jasa Yasa yang sebelumnya adalah PD Jasa Yasa. 

"Rencananya bulan Januari ini. Nanti mau saya barengkan dengan launching logo baru. Di Perda (Peraturan Daerah) nya kan sudah berubah jadi Perumda. Jadi rencananya launchingya akan kami barengkan," pungkas Husnul. 

Setidaknya, pada tahun 2022 ini pihaknya fokus untuk melakukan recovery setelah kurang lebih 5 bulan geliat pariwisata terpaksa melesu karena dilarang beroperasi saat pandemi. 

Salah satu fokusnya adalah membuat kegiatan atau event untuk bisa menumbuhkan potensi di setiap tempat wisata. Tujuannya, agar ada pendapatan yang dihasilkan oleh Perumda Jasa Yasa selain dari tiket masuk tempat wisata yang dikelola. 

"Beberapa konsep kedepan ini di tahun 2022, tidak hanya mengandalkan tiket masuk saja. Potensi di dalam juga harus dioptimalkan. Dan bisa memaksimalkan pendapatan non ticketing. Contohnya membuat event dan menambah wahana dengan melibatkan pihak ketiga atau swasta," terang Husnul. 

Topik
wisata kabupaten malangJasa Yasa Kabupaten Malangmisteri bendera merah putih

Berita Lainnya

Berita

Terbaru