Sebelum Beli atau Konsumsi Obat, Pahami Dulu 5 O

Jan 07, 2022 12:49
Apoteker Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma Riza Bagus Setiaji S Farm (Ist)
Apoteker Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma Riza Bagus Setiaji S Farm (Ist)

JATIMTIMES - Ketika mendapatkan obat dari dokter ataupun membeli di apotek, masyarakat tak boleh sembarangan mengonsumsinya. Masyarakat harus memahami apa itu 5 O.

Apoteker Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma Apt Riza Bagus Setiaji S Farm menjelaskan,  O yang pertama ketika mendapat obat adalah masyarakat harus memahami apa nama obat dan kandungannya. Sebab, banyak beredar anggapan di masyarakat bahwa yang menentukan berhasilnya pengobatan adalah nama obatnya. 

"Padahal kan yang menentukan berhasil tidaknya pengobatan afalah  komposisi kandungannya, bukan nama obatnya," tutur Riza. Menurut dia, satu obat tentunya berisi lebih dari satu zat kandungan yang dikombinasikan.

O yang kedua, adalah obat ini khasiat atau indikasinya apa.  Setelah mendapatkan obat, harus diketahui apakah indikasinya telah sesuai atau belum dengan keluhan yang kita rasakan. Jangan sampai ketika mengalami keluhan, asal minum obat.

O yang ketiga, obat ini berapa dosisnya.. Obat yang diberikan dengan dosis berlebih dapat melampaui ambang batas keamanan. Sedangkan dosis kurang dapat menyebabkan efek terapi tidak tercapai. Sehingga harus diketahui berapa dosis obat yang dianjurkan.

"Jangan asal gunakana dosis obat. Demua ada takarannya. Pada anak-anak, dosisnya nggak sama sama orang dewasa. Ada faktor pertimbangan juga, usia pasien, berat badan dan lainnya," ucap Riza.

Kemudian, O yang keempat, bagaimana cara menggunakannya. Masyarakat harus paham bagaimana dalam menggunakan obat, apakah itu diminum, dioleskan maupun yang lainnya. Jangan sampai salah dalam penggunaan obat. Sebab,  penggunaan obat yang benar  tentunya akan menghasilkan khasiat pengobatan yang maksimal.

"Misalnya cara minumnya, kemudian konsumsinya berapa kali," paparnya.

Dan O yang terakhir adalah apa efek sampingnya. 
Riza mengatakan, demua obat pastinya akan memiliki efek samping. Beberapa obat dapat menyebabkan efek samping tertentu yang sering tidak diharapkan seperti mengantuk. 

Namun ada juga efek samping yang lebih mengganggu, bahkan berbahaya. Misalnya alergi, bintik merah, sesak dan gangguan fungsi hati atau ginjal. Jika mengalami gejala tersebut, tentunya segera berhenti mengonsumsi obat itu dan segera berkonsultasi dengan dokter.

"Obat yang memiliki efek samping berupa mengantuk, tentu harus menghindari mengemudi kendaraan bermotor. Kemudian ada efek obat yang membuat perih di lambung, makanya harus diminumnya setelah makan," pungkasnya.

 

Topik
Apoteker RSI UnismaRSI UnismaPenggunaam obatIstana Negara baru

Berita Lainnya

Berita

Terbaru