Polisi Masih Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Ayah Kandung di Dampit

Jan 06, 2022 19:36
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi. (Foto: Istimewa)..
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi. (Foto: Istimewa)..

JATIMTIMES - Pihak Satreskrim Polres Malang masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan Budi Cahyono, warga Desa Jambangan, Kecamatan Dampit yang telah tega menghabisi nyawa ayah kandungnya pada Rabu (5/1/2022) lalu. Budi Cahyono tengah diperiksa terkait kejiwaannya, di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. 

Oleh warga sekitar, termasuk perangkat desa Budi memang dikenal menderita depresi. Namun sebelum perstiwa itu terjadi, ia dikenal sebagai sosok pendiam yang cenderung menyendiri dan jarang berkomunikasi. 

Namun, perilakunya berubah menjadi pemarah saat rumahnya dilakukan renovasi. Warga setempat menduga, Budi mendadak sering emosi karena merasa bising akibat rumahnya yang sedang direnovasi. 

"Untuk pemeriksaan kejiwaan dalam artian asesment terhadap pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, sampai dengan saat ini kami menunggu hasil dari pihak psikiater RSJ Lawang. Selanjutnya dari hasil tersebut, akan kami gelarkan dengan para penyidik," ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi. 

Sedangkan kakak Budi, yang juga mengalami luka sabetan senjata tajam (sajam) Budi, saat ini juga menjadi saksi kunci dalam peristiwa tersebut. Untuk itu, pihaknya juga masih menunggu kondisinya membaik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kemudian untuk penanganan terhadap korban yang mengalami luka berat saat ini sudah berangsur pulih. Informasi yang kami dapatkan di lapangan bahwa korban atau kakak kandung dari pelaku ini sudah balik ke rumahnya untuk menjalani perawatan di rumah dan semua kondisi tubuhnya sudah mulai pulih dari luka sabetan di jarinya," jelasnya.

Sebelumnya, kondisi Budi yang depresi tersebur sebenarnya juga tengah mendapat perhatian dari perangkat desa setempat. Salah satu perangkat Desa Jambangan Sabar Santoso menyebutkan, pihaknya juga akan membantu memberikan pengobatan kepada Budi Cahyono. Rencananya, Budi Cahyono akan diberikan perawatan di Rumah Sakit di Lawang. 

"Ya kan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Jadi mau kami bawa ke sana, tapi NIK (Nomor Induk Kependudukan) nya belum ada. Ini baru mau saya uruskan," pungkas Sabar. 

Topik
Kasus Pembunuhanberita kriminal kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru